Sabtu, 25 April 2026

Internasional

Pengawal Presiden Afrika Tengah Tembak 10 Pasukan Penjaga Perdamaian Mesir

Sebanyak 10 pasukan penjaga perdamaian Mesir dari Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengalami luka tembak.

Editor: M Nur Pakar
Reuters
Pasukan Penjaga perdamaian PBB dari Rwanda menjaga pos pemeriksaan di jalan-jalan sekitar Bangui, Republik Afrika Tengah. 

"Tetapi, kami prihatin dengan dampak kekerasan yang sedang berlangsung di CAR terhadap warga sipil," kata pernyataan itu.

Gambar-gambar yang beredar online menunjukkan kabin semi-truk yang hangus dikelilingi oleh setidaknya 10 mayat yang tidak terbakar.

hal itu menunjukkan mereka meninggal jauh dari kobaran api.

Reuters tidak dapat mengkonfirmasi keaslian gambar tersebut.

Pemberontak BPK tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Seorang perwakilan misi PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA) mengkonfirmasi serangan itu, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Negara yang kaya akan emas dan berlian berpenduduk 4,7 juta orang itu telah mengalami serangan kekerasan hebat.

Baca juga: Pemberontak Kepung Ibu Kota Republik Afrika Tengah, 200.000 Warga Melarikan Diri

Khususnya, sejak mantan Presiden Francois Bozize digulingkan pada 2013, dimana ratusan ribu orang mengungsi.

Pertempuran saat ini antara koalisi milisi dan tentara nasional dipicu oleh keputusan Mahkamah Konstitusi untuk melarang Bozize mencalonkan diri lagi tahun lalu.

Presiden Faustin-Archange Touadera telah memenangkan masa jabatan kedua.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved