Berita Aceh Tamiang
Hantam Truk Parkir di Pinggir Jalan, Pelajar di Aceh Tamiang Kritis, Sepmor Remuk di Kolong Truk
Sepeda motor yang ditunggai putranya pun hancur karena masuk ke kolong truk.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Seorang pelajar dilarikan ke RSUD Aceh Tamiang dalam keadaan kritis setelah sepeda motor yang ditungganginya menabrak truk, Kamis (4/11/2021).
Kecelakaan ini menyebabkan Sauqas Zamartillah (14), warga Bukitraja, Kecamatan Kejuruanmuda, Aceh Tamiang menderita luka serius dan harus menjalani operasi di RSUD Aceh Tamiang.
Ayah korban, Muhammad Khadafi mengatakan, kejadian ini terjadi ketika putra sulungnya berangkat sekolah di MAN Aceh Tamiang.
“Mungkin karena terlambat atau karena apa, dia kencang,” kata Khadafi.
Khadafi menjelaskan, putranya mengalami luka serius dan harus menjalani operasi.
Sepeda motor yang ditunggai putranya pun hancur karena masuk ke kolong truk.
Baca juga: Laka Lantas di Depan DPRK Picu Kehebohan, Sempat Diduga Darah, Cairan Merah di Aspal Ternyata Miras
“Tadi siang langsung operasi, baru saja selesai,” kata Khadafi, Kamis (4/11/2021) sore.
Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang, Iptu Jufni menjelaskan, kecelakaan ini melibatkan sepeda motor yang ditumpangi korban dengan truk pengangkut pupuk BL 8667 JH.
Truk yang dikemudikan ES (42), warga Bireuen itu disebutnya dalam posisi berhenti karena sedang mengalami bocor ban.
“Truk berhenti di pinggir jalan karena ban bocor, sejak jam tiga pagi,” ungkap Jufni.
Jufni menduga, korban tidak menyadari truk yang berada di depannya sedang berhenti karena segitiga pengaman tidak terpasang di jalan.
“Segitiga pengaman hanya ditempel di bak truk karena rusak, ini yang diduga menyebabkan pengendara sepeda motor tidak menyadari truk sedang berhenti,” jelasnya.
Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Aceh Jaya Meningkat, Salah Satunya Akibat Hewan Ternak, 23 Orang Meninggal
Sementara warga di sekitar menyatakan lokasi kejadian memang rawan kecelakaan lalu lintas.
Salah satu pemicunya sikap sopir truk yang terlalu sering memarkirkan kendaraannya di badan jalan.
Apalagi posisi di lokasi kejadian perkara merupakan tikungan sehingga membuat pengendara harus ekstra hati-hati.
“Selain tikungan, di sini juga ada tempat putar arah, jadi memang sudah sering kecelakaan di sini,” tukas Andi,warga setempat.(*)