Breaking News:

Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi Aceh dengan Migas Tumbuh 2,82 Persen

Struktur perekonomian Aceh menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan III-2021 tidak menunjukkan perubahan berarti.

Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/ MAWADDATUL HUSNA
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Ihsanurijal SSi MSi menyampaikan keterangan kepada media usai Berita Resmi Statistik yang berlangsung di Aula BPS setempat, Senin (2/3/2020). 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ekonomi Aceh dengan migas triwulan III-2021 terhadap triwulan III-2020 tumbuh sebesar 2,82 persen year on year (yoy). Sementara pertumbuhan  y-on-y triwulan III-2021 tanpa migas adalah sebesar 2,79 persen.

Sementara lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah transportasi dan pergudangan sebesar 17,07 persen, real estate 12,73 persen, informasi dan komunikasi sebesar 11,98 persen serta jasa perusahaan sebesar 9,89 persen.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Ihsanurijal SSi MSi dalam Berita Resmi Statistik terkait Pertumbuhan Ekonomi Aceh, beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan di sisi lain, beberapa lapangan usaha masih mengalami pertumbuhan negatif, diantaranya penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 13,52 persen, jasa pendidikan 4,08 persen, pertanian 3,25 persen serta konstruksi sebesar 2,99 persen.

“Apabila dilihat dari sumber pertumbuhan ekonomi Aceh triwulan III-2021 year on year, sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 0,90 persen, diikuti perdagangan besar dan eceran sebesar 0,82 persen, pertambangan dan penggalian sebesar 0,75 persen serta real estate 0,52 persen,” sebutnya.

Ia menjelaskan struktur perekonomian Aceh menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan III-2021 tidak menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Aceh masih didominasi oleh lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 29,84 persen.

Baca juga: 225 Peserta SKD CPNS Curang, Akankah Namanya Diumumkan & Seleksi Diulang Menyeluruh? Ini Jawaban BKN

Baca juga: VIDEO - Kompetisi Tarkam Ricuh, Walikota Pastikan Kedua Tim Didiskualifikasi

Selanjutnya, diikuti oleh perdagangan besar eceran reparasi mobil, sepeda motor sebesar 13,81 persen, konstruksi 9,89 persen, dan administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 9,65 persen.

“Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Aceh mencapai 63,19 persen,” sebutnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved