Rabu, 6 Mei 2026

Tokoh Perempuan Indonesia

Mengenang Roehana Koeddoes, Jurnalis Perempuan Indonesia yang Diilustrasikan Google Doodle Hari Ini

Google Doodle hari ini merayakan hari bersejarah bagi Roehana Koeddoes yang telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional

Tayang:
Editor: Eddy Fitriadi
Kolase Kompas TV
Roehana Koeddoes, jurnalis perempuan pertama Indonesia. Roehana Koeddoes diilustrasikan dalam Google Doodle hari ini, Senin (8/11/2021). 

Usaha Roehana dalam memajukan kesetaraan perempuan membuahkan hasil.

Banyak yang menganggap perempuan dalam jurnalisme Indonesia lebih kritis dan berani dari sebelumnya.

Roehana dikenang hingga saat ini sebagai seorang pionir yang berpengaruh dan terus membentuk media Indonesia saat ini.

Roehana mendirikan Soenting Melajoe karena pada saat itu marak kabar mengenai kesewenang-wenangan terhadap kaum perempuan.

Dikutip dari grid.id, saat itu Roehana mencari cara untuk menyuarakan suara kaum perempuan dan kemudian mencoba berkorespondensi dengan sejumlah pemimpin surat kabar, salah satunya adalah Soetan Maharadja, pemimpin redaksi surat kabar Utusan Melayu.

Kemudian Roehana menyampaikan keinginannya kepada Soetan untuk memperjuangkan nasib perempuan.

Lalu Soetan bersimpati dan keduanya bertemu lalu bersepakat mendirikan surat kabar khusus perempuan pertama di Sumatera Barat.

Kemudian surat kabar itu diberi nama Soenting Melajoe yang bermakna sebagai "Perempuan Melayu", pada tahun 1912, silam.

Roehana Koeddoes kemudian menjadI Pemimpin Redaksi pada surat kabar yang ia dirikan.

Lalu pada tahun 1908, Roehana menikah dengan seorang aktivis pergerakan yang juga notaris dan penulis, Abdoel Koeddoes.

Setelah menikah Roehana semakin aktif berjuang bersama suaminya pada bidang jurnalistik.

Selain itu Roehana juga bergerak di bidang pendidikan, khususnya pemberdayaan perempuan.

Roehana bersama suaminya mendirikan sekolah Kerajinan Amal Setia (KAS) pada 11 Februari 1911, lalu.

Sekolah tersebut ditujukan untuk anak-anak perempuan dan akan dididik dengan sejumlah pengajaran berupa kerajinan tangan, tulis baca huruf Arab dan Latin, pendidikan rohani dan keterampilan rumah tangga.

Kemudian pada tanggal 17 Agustus 1972, Roehana Koeddoes meninggal dunia pada usia 87 tahun.

Karena perjuangan Roehana Koeddoes yang luar biasa maka ia dikenang hingga saat ini terutama pada bidang jurnalis.(Tribunnews.com/Oktavia WW)(Grid.id/Mia Della Vita)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "PROFIL Roehana Koeddoes, Sosok Jurnalis Perempuan yang Diilustrasikan dalam Google Doodle Hari Ini"

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved