Minggu, 12 April 2026

Tokoh Perempuan Indonesia

Mengenang Roehana Koeddoes, Jurnalis Perempuan Indonesia yang Diilustrasikan Google Doodle Hari Ini

Google Doodle hari ini merayakan hari bersejarah bagi Roehana Koeddoes yang telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional

Editor: Eddy Fitriadi
Kolase Kompas TV
Roehana Koeddoes, jurnalis perempuan pertama Indonesia. Roehana Koeddoes diilustrasikan dalam Google Doodle hari ini, Senin (8/11/2021). 

SERAMBINEWS.COM - Roehana Koeddoes diilustrasikan dalam Google Doodle hari ini, Senin (8/11/2021).

Untuk diketahui, Roehana Koeddoes merupakan sosok jurnalis perempuan pertama di Indonesia.

Google Doodle hari ini merayakan hari bersejarah bagi Roehana Koeddoes yang telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional pada tahun 2019 lalu.

Roehana dikenal atas prestasi kepeloporannya pada saat pemerintah Indonesia dan juga telah mendapatkan juara seumur hidup kesetaraan dan kebebasan berekspresi perempuan.

Roehana Koeddoes lahir dan memiliki nama asli Siti Roehana pada tanggal 20 Desember 1884.

Dilansir google.com, Roehana Koeddoes lahir di kota kecil Koto Gadang, Sumatera Barat, Hindia Belanda (sekarang Indonesia).

Roehana Koeddoes ternyata adalah kakak tiri dari Sultan Syahrir tokoh pergerakan Indonesia.

Roehana Koeddoes tumbuh besar ketika era perempuan Indonesia umumnya masih belum mendapat pendidikan formal.

Roehana Koeddoes pada saat usia tujuh tahun mulai mengembangkan kecintaan membacanya dengan membaca halaman-halaman surat kabar lokal dan berbagi berita lokal dengan teman-temannya.

Pada tahun 1911, Roehana mulai resmi berkarir di bidang pendidikan dengan mendirikan sekolah pertama di Indonesia yang khusus diperuntukkan bagi perempuan. 

Sekolah Koeddoes yang ia dirikan ini memberdayakan perempuan melalui berbagai program, mulai dari pengajaran literasi bahasa Arab hingga moralitas.

Kemudian Roehana berpindah ke Bukittinggi, di sana ia menjadi salah satu jurnalis perempuan pertama di Indonesia.

Roehana memainkan peran kunci dalam perintis surat kabar wanita bernama “ Soenting Melajoe.”

Roehana menjadi pelopor yang menginspirasi perkembangan beberapa surat kabar perempuan Indonesia.

Sepanjang kariernya, Roehana terus menulis artikel yang mendorong perempuan untuk membela kesetaraan dan melawan kolonialisme, dengan beberapa mencapai pengakuan nasional.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved