Breaking News:

Aset Miliknya Disita Terkait Kasus BLBI, Tommy Soeharto Siap Ambil Langkah Hukum

Putra bungsu Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto akan mengambil langkah hukum terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesi

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Tommy Soeharto 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Putra bungsu Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto akan mengambil langkah hukum terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia ( BLBI).

Hal itu diutarakan Tommy ketika menghadiri peresmian rest area 4.0 atau untuk truk yang bernama Depo Logistik Dawuan di Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Rabu (10/11/2021).

"Akan mengambil langkah hukum," kata Tommy singkat sembari memasuki mobil usai meresmikan rest area, Rabu (10/11/2021).

Satgas BLBI baru saja menyita empat bidang tanah di kawasan Dawuan pada Jumat (5/11/2021).

Penyitaan dilakukan usai satgas melakukan upaya penagihan terhadap kewajiban PT TPN.

Nilai aset tanah tersebut sekitar Rp 600 miliar.

Adapunnilai utang PT TPN kepada pemerintah yang ditagihkan oleh PUPN setelah ditambah biaya administrasi pengurusan piutang negara sebesar 10 persen mencapai Rp 2,61 triliun.

Besaran utang sesuai dengan PJPN-375/PUPNC.10.05/2009 tanggal 24 Juni 2009.

Hari ini, Tommy Soeharto baru saja meresmikan rest area 4.0 atau depo logistik di kawasan yang sama, yakni Dawuan.

Baca juga: Deretan Aset Milik Tommy Soeharto yang Disita Satgas BLBI, Nilainya Lebih dari Setengah Triliun

Baca juga: Kondisi Pabrik Mobil Timor Milik Tommy Soeharto Setelah Disita Satgas BLBI, Dulu Jadi Favorit Warga

Namun, rest area tersebut tidak dibangun di atas tanah yang disita pemerintah.

Asal tahu saja, empat bidang tanah yang disita Satgas BLBI adalah tanah atas PT Timor Putera Nasional, yakni PT KIA Timor Motors dan PT Timor Industri Komponen dengan luas mencapai lebih dari 124 hektar.

Sedangkan, rest area modern untuk truk ini dibangun di kawasan Industri Mandala Pratama Permai milik perusahaan Tommy yang lain, yakni PT Mandala Pratama Permai.

Tommy sendiri menduduki jabatan sebagai Komisaris Utama di perusahaan tersebut.

Rest area dibangun sebagai hasil kerja sama dengan Bintang Baru Raya (BBR) Logistik.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved