Kamis, 4 Juni 2026

Selebriti

Bikin Haru Acara Siraman, Ria Ricis Sumingrah Disiram Sang Ibunda dan Dokter Cindy

Jika tak ada aral, Ria Ricis dalam beberapa hari ke depan bakal mengubah statusnya menjadi istri dari Teuku Ryan.

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
Instagram @imagenic
Ria Ricis dan keluarganya menggunakan baju senada, mereka tampak anggun dengan nuansa dress biru muda. 

Jika tak ada aral, Ria Ricis dalam beberapa hari ke depan bakal mengubah statusnya menjadi istri dari Teuku Ryan.

 SERAMBINEWS.COM - Pernikahan Ria Ricis dan Teuku Ryan dipastikan berlangsung pada Jumat (12/11/2021).

Sebelumnya keluarga Ria Ricis menggelar siraman dan juga pengajian.

Wajah Ria Ricis tampak sumingrah. Calon istri Teuku Ryan ini

pun menggelar acara siraman. Secara bergantian, ibunda Ria Ricis yang menyirami putrinya dengan air bunga.

Ria Ricis juga mendapat siraman air bunga dari kakaknya, dokter Shindy.

Jika tak ada aral, Ria Ricis dalam beberapa hari ke depan bakal mengubah statusnya menjadi istri dari Teuku Ryan.

Jelang pernikahan dengan Teuku Ryan, Ria Ricis pun menggelar acara siraman.

Momen siraman tersebut dibagikan Ria Ricis melalui unggahan di Instagram pribadinya @riaricis1795.

Baca juga: Aceh Timur Pukul Aceh Utara

Baca juga: Tsunami Cup Rugikan Negara Rp 2,8 Miliar, Hasil Audit BPKP Aceh

Baca juga: Pria Yang Berzina dengan Istri Orang Divonis 5 Bulan, Suami Korban Ngamuk Tak Terima Dihukum Ringan

Berbagai suasana pun terlihat dari unggahan Ria Ricis, mulai dari mengharu biru hingga diwarnai kebahagiaan.

Seperti ketika ibunda Ria Ricis yang menyirami putrinya dengan air bunga.

Terlihat Ria Ricis yang mengenakan dress berwarna peach dengan roncean melati di bagian dada dan kepala, terlihat semringah ketika disirami sang ibu.

Sementara itu, ibunda Ria Ricis tampak tersenyum kecil ketika menyirami sang putri jelang pernikahannya.

Tak hanya disirami oleh sang ibu, Ria Ricis juga mendapat siraman air bunga dari kakaknya, dokter Shindy.

Dokter Shindy tampak tersenyum ketika menyirami sang adik dengan air bunga.

Seperti diketahui, Ria Ricis dan Teuku Ryan rencananya bakal menggelar pernikahan pada Sabtu (12/11/2021).

Seperti dirilis di grid.id dengan judul, Potret Momen Siraman Ria Ricis Sebelum Gelar Pernikahan dengan Teuku Ryan, Haru Biru Hingga Bahagia, Beberapa hari jelang pernikahan dengan Teuku Ryan, Ria Ricis pun menggelar berbagai acara seperti pengajian dan siraman.

Dari sejumlah sumber, prosesi siraman merupakan salah satu bagian dari pernikahan adat Jawa yang tidak pernah dilewatkan. Berikut prosesi lengkap & makna dalam siraman adat Jawa.

Upacara pernikahan merupakan salah satu momen besar bagi masyarakat Indonesia. Terutama yang masih menjunjung tinggi adat dan kebudayaan warisan dari para leluhur.

Menyelenggarakan upacara adat pada momen pernikahan merupakan salah satu upaya melestarikan adat yang sudah mulai tergeser oleh budaya luar.

Hampir semua daerah di Indonesia memiliki adat pernikahan dengan ciri khas yang unik, termasuk adat Jawa.

Pada adat Jawa, prosesi pernikahan adat ini ditujukan untuk calon mempelai wanita dan dilakukan sebelum hari pernikahan.

Salah satu prosesi pernikahan adat Jawa yang tidak pernah dilewatkan adalah prosesi siraman.

Meskipun terlihat sederhana, namun prosesi siraman ini memiliki makna dan filosofi yang dalam bagi mempelai. Berikut makna dan urutan prosesi siraman adat Jawa yang perlu kamu ketahui.

Sederet prosesi siraman adat Jawa yang terbilang panjang ini tentu memiliki makna mendalam yang sangat berarti bagi kehidupan baru sang mempelai.

Upacara siraman adat Jawa ini merupakan simbol untuk meluruhkan segala hal negatif dari diri calon pengantin sehingga bisa masuk ke gerbang pernikahan dengan diri yang sudah suci kembali.

Prosesi Siraman dalam Pernikahan Adat Jawa

1. Sungkeman

Prosesi siraman akan dibuka dengan prosesi sungkeman. Calon pengantin wanita akan melakukan sungkeman kepada kedua orang tua terlebih dahulu.

Jika kakek dan nenek dari calon mempelai wanita hadir dalam prosesi pernikahan adat Jawa ini, maka merekalah orang pertama yang harus dituju calon mempelai wanita untuk menjalankan sungkeman. Setelah prosesi sungkeman selesai, acara dilanjutkan ke prosesi siraman.

2. Air Siraman

Sebelum prosesi siraman dimulai, ada persiapan siraman adat Jawa yang perlu dilakukan, antara lain menyiapkan air dari tujuh sumber mata air.

Pastikan ketujuh air tersebut berasal dari air tanah, bukan air PAM. Lalu campuran air tersebut dimasukkan dalam sebuah kendi.

Biasanya, yang melakukan siraman adalah pihak mempelai wanita. Namun kalau pihak mempelai pria ingin melakukan siraman juga, maka perwakilan dari pihak mempelai pria secara simbolis harus menjemput campuran air dari tujuh mata air tersebut untuk dipakai juga pada prosesi siraman pihak mempelai pria.

3. Siraman

Setelah semua persiapan sirapan siap, maka prosesi siraman pun bisa dimulai. Siraman pertama dilakukan oleh ayahanda dari mempelai wanita, lalu dilanjutkan dengan sang ibunda.

Masing-masing menyiram sebanyak tiga kali, yaitu satu siraman di kepala, satu siraman di pundak atau badan, dan satu lagi siraman di kaki.

Setelah ayah dan ibu, siraman diteruskan oleh pini sepuh, orang terdekat yang sudah ditunjuk untuk mengikuti prosesi siraman. Jumlah orang yang menyiram haruslah ganjil, biasanya berjumlah 7 orang, namun bisa juga 5 atau

9 orang.

Syarat Orang yang Melakukan Siraman kepada Pengantin Selain Orang tua:

Masih dalam ikatan pernikahan, tidak boleh yang sudah bercerai
Tidak menyandang status janda
Sudah memiliki keturunan

4. Pemecahan Kendi

Setelah seluruh pini sepuh sudah selesai melakukan siraman, ayah dari mempelai wanita akan menuangkan sisa air dari kendi kepada sang anak untuk digunakan berwudhu.

Kendi yang kosong tersebut dipegang oleh kedua orang tua, kemudian dijatuhkan ke tanah sehingga pecah.

Proses menjatuhkan kendi tersebut diiringi ucapan “Niat ingsun ora mecah kendi, nanging mecah pamore anakku [nama mempelai wanita]”.

Pemecahan kendi tersebut menjadi simbol pecahlah pamor sang anak sebagai wanita dewasa dan memancarlah sina pesonanya.

5. Potong Rikmo

Prosesi siraman adat Jawa dilanjutkan dengan memotong rambut dari mempelai wanita atau disebut dengan potong rikmo.

Utusan besan juga akan menyerahkan potongan rambut mempelai pria untuk disatukan. Gabungan potongan rambut ini lalu dikubur di halaman rumah.

Prosesi siraman adat Jawa pada tahap ini bertujuan agar semua hal buruk dikubur bersamaan dengan rambut, sehingga kelak kedua mempelai hanya disertai kebaikan dan kebahagiaan dalam rumah tangganya.

6. Bopongan

Setelah semua selesai, prosesi siraman adat Jawa akan diakhiri dengan sang ayah menggendong calon mempelai wanita menuju kamar.

Salah satu prosesi pernikahan adat Jawa ini melambangkan betapa kasih sayang orang tua senantiasa mengiringi anaknya sampai detik terakhir menjelang lembaran baru dalam kehidupan sang anak.

Adat siraman ini merupakan warisan berharga para leluhur, sehingga alangkah baiknya bisa diturunkan ke generasi selanjutnya.

Pasalnya, prosesi siraman adat Jawa ini bukannya sekedar panjang saja, namun doa dan harapan dari keluarga ikut serta seiring menjalani prosesi siraman tersebut. (grid.id

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Haru Biru Acara Siraman, Ria Ricis Sumingrah Disiram Sang Ibunda dan Dokter Cindy, 

Berita terkait lainnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved