Internasional
Palestina Tuntut Israel Bebaskan Tahanan Mogok Makan 112 Hari
Palestina menuntut Israel segera membebaskan seorang tahanan yang mogok makan di penjara Israel selama 112 hari.
Seorang pejabat keamanan Israel mengatakan penahanan administratifnya berdasarkan intelijen yang diajukan ke pengadilan.
Dia dituduh terlibat dalam kegiatan yang terkait dengan kelompok Islam Palestina Hamas.
Status ini telah ditangguhkan karena dirawat di rumah sakit, pejabat itu menambahkan.
Warga Palestina telah menggelar protes di Tepi Barat, bagian yang direbut Israel dalam perang Timur Tengah 1967.
Mereka mendukung Qawasmi dan lima pemogok makan lainnya untuk dibebaskan.
Baca juga: Tahanan Palestina Akhiri Mogok Makan Sembilan Hari di Penjara Israel
"Kami menyerukan Otoritas Palestina untuk memobilisasi sumber dayanya dan serukan solidaritas internasional dengan para tahanan," kata demonstran Omar Assaf.
Ada sekitar 500 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel di bawah penahanan administratif, kata para pejabat Palestina.
Israel tidak pernah merilis angka tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kelompok-jihad-hamas-di-palestina.jpg)