Internasional
Setiap Sore Hari, Bus Penuh Sesak dari Iran Tiba di Islam Qala, Afghanistan
Setiap sore hari, bus yang penuh sesak dengan keluarga yang kelelahan tiba di Islam Qala, sisi Afghanistan.
SERAMBINEWS.COM, KABUL - Setiap sore hari, bus yang penuh sesak dengan keluarga yang kelelahan tiba di Islam Qala, sisi Afghanistan.
Mereka diangkut dari dari perbatasan utama dengan Iran.
AFP berbicara kepada sekitar 20 warga Afghanistan yang kembali di perbatasan dan kota terdekat Herat pada Kamis (11/11/2021).
Mereka mengaku tidak memiliki uang untuk membeli tiket pulang telah ditahan di kamp-kamp penahanan.
Semua orang yang setuju untuk berbicara dengan seorang reporter AFP menceritakan kisah penganiayaan.
Salah satunya, bernama Majid yang mengatakan ponsel diambil dari para tahanan.
Sehingga mereka tidak dapat mendokumentasikan kondisi tersebut.
Baca juga: Amerika Serikat Khawatirkan Peningkatan Serangan ISIS-K di Afghanistan
"Kamp itu penuh sesak, orang-orangnya sangat kotor," katanya.
"Mereka yang tidak punya uang untuk membeli makanan hanya mendapatkan potongan roti," tambahnya.
Dengan dinginnya musim dingin pertama, warga Afghanistan yang terdesak kembali ke tanah air mereka menghadapi masa depan yang tidak pasti.
"Kami akan berkeliaran di sini," kata Abdul Sahmad kepada AFP di perbatasan, setelah dideportasi ke Afghanistan.
"Kami tidak tahu bagaimana mencari uang untuk kembali ke rumah kami," tambahnya.(*)
Baca juga: Dua Ledakan Disertai Tembakan Guncang Afghanistan, 19 Warga Tewas dan Puluhan Luka-luka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pengungsi-afghanistan-turun-dari-bus-iran.jpg)