Breaking News:

Internasional

Amerika Serikat Khawatirkan Peningkatan Serangan ISIS-K di Afghanistan

Amerika Serikat mengkhawatirkan peningkatan serangan afiliasi Negara Islam, ISIS-K di Afghanistan. AS juga masih sangat prihatin dengan kehadiran Al-

Editor: M Nur Pakar
AFP/Noorullah Shirzada
Anggota Negara Islam (ISIS-K) berdiri di samping senjata mereka, menyusul penyerahan diri kepada pasukan pemerintah Afghanistan di Jalalabad pada 2019 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Amerika Serikat mengkhawatirkan peningkatan serangan afiliasi Negara Islam, ISIS-K di Afghanistan.

AS juga masih sangat prihatin dengan kehadiran Al- Qaeda di sana.

Hal itu disampaikan oleh Perwakilan Khusus AS untuk Afghanistan, Tom West.

West berbicara kepada wartawan melalui telepon dari Brussel, Belgia pada Selasa (9/11/2021).

Dia memberi tahu sekutu NATO tentang pembicaraan AS dengan Taliban.

Dimana, sudah konsultasi "peta jalan" menuju pengakuan pemerintah yang dibentuk oleh Taliban.

"Taliban telah menyuarakan dengan sangat jelas dan terbuka menormalkan hubungan dengan masyarakat internasional," ujarnya.

Baca juga: Taliban Kampanyekan Kembali Vaksinasi Polio Nasional, Sebelumnya Dilarang Keras

Taliban ingin melihat dimulainya kembali bantuan, komunitas diplomatik internasional ke Kabul dan keringanan sanksi, katanya.

" Amerika Serikat tidak dapat memberikan semua ini sendirian," ujarnya.

Itu adalah briefing pertama yang direkam oleh West kepada wartawan sejak dia menduduki jabatannya bulan lalu.

West, yang akan melakukan perjalanan ke Pakistan, India dan Rusia, mengatakan sedang mempersiapkan pembicaraan berikutnya dengan Taliban di Doha.

Tetapi dia tidak memberikan tanggal.

Dengan mendekatnya musim dingin, Afghanistan yang sangat miskin akan menghadpai krisis kemanusiaan.

Jutaan orang menghadapi kelaparan yang meningkat di tengah melonjaknya harga pangan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved