Jumat, 10 April 2026

Berita Aceh Selatan

MPTT-I Peringatan Maulid Nabi, Sejumlah Tokoh Barsela dan Ulama Luar Aceh Ikut Hadir

Menurut informasi yang diterima dari panitia, turut hadir pada peringatan Maulid Nabi Besar SAW ini, Habib Salim Al-jufri, Ulama Gorontalo.

Penulis: Taufik Zass | Editor: Saifullah
Foto Dok MPTT-I
Pusat Pengkajian Tauhid Tasawuf-Indonesia (MPTT-I) di Gampong Pawoh, Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (13/11/2021), memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Pusat Pengkajian Tauhid Tasawuf-Indonesia (MPTT-I) di Gampong Pawoh, Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (13/11/2021), memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Menurut informasi yang diterima Serambinews.com dari panitia, turut hadir pada peringatan Maulid Nabi Besar SAW ini, Habib Salim Al-jufri, Ulama Gorontalo.

Hadir juga KH Zein Dzarnudji, Pimpinan Ponpes Rautul Al-Hikam Cibinong Bogor.

Turut hadir, para ulama dari Sulawesi, KH Ahmad Datau, KH Anshori Abbasi, Abon H Muslim.

Juga alim ulama dari Gorontalo, Manado, Batam, Jakarta, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Aceh, dan seluruh ulama perwakilan daerah di Indonesia.

Turut juga hadir Para Wali Nanggroe MPTT-I seluruh Indonesia.

Baca juga: Historis Maulid Nabi Muhammad SAW

Dari unsur pemerintahan turut hadir, Bupati Gorontalo, Prof Dr Nelson Pomalinggo, MPd, Bupati Aceh Barat, H Ramli MS, dan Wakil Wali Kota Subulussalam, H Salmaza.

Lalu, Wakil Bupati Aceh Jaya, anggota DPRK Aceh Selatan, Zamzami ST dan Lisa Elfirasman ST, anggota DPRK Gorontalo, DPRK Sulawesi, DPRK Likupang, DPRK Bener Meriah, dan para pemerintahan lainnya.

Mengawali sambutannya, H Ramli MS sebagai Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa, perkembangan MPTT-I yang digagas oleh Abuya Amran Wali sudah menyeluruh ke seluruh pelosok daerah, baik di Indonesia maupun dunia.

"Jika ada ulama Aceh yang tidak sepaham dengan ilmu yang disampaikan oleh Abuya Syekh H Amran Wali, mari sama sama kita mendiskusikan Mubahasah. Sebab, suatu perkara harus ditanyakan pada ahlinya,” ujarnya.

“Dengan demikian, kita dapat memahami secara signifikan sehingga ulama-ulama Aceh dapat menjalinkan hubungan silaturahmi dengam baik, dengan kata lain tidak sesat menyesatkan," tegas H Ramli yang juga Bupati Aceh Barat.

Habib Salim Al-Jufri sebagai penyampai dakwah Maulid mengatakan, siapa yang ingin mendapatkan syafaat dan berkah Rasulullah, seringlah mengikuti Maulid Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Maulid Nabi Bangkitkan Semangat Umat

Nabi Muhammad, ungkap Habib Salim, adalah manusia terbaik dan sempurna yang diciptakan oleh Allah, baik zahirnya maupun batinnya.

"Pemberian Allah itu sesuai pandangan kita kepada guru, berbaik sangkalah kita kepada guru kita agar kita bisa dibimbing dan dituntun sampai kehazirat Allah SWT," paparnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved