Rabu, 13 Mei 2026

Berita Banda Aceh

19 November, Gerhana Bulan Terlama Terjadi, tapi Tak Bisa Dilihat

Fenomena gerhana bulan akan kembali terjadi pada 19 November 2021. Gerhana kali ini merupakan yang terlama pada abad 21 yaitu 8 jam dan 1 menit

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Muhammad Hadi
Kemenag.go.id
Kakankemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Fenomena gerhana bulan akan kembali terjadi pada 19 November 2021. Gerhana kali ini merupakan yang terlama pada abad 21 yaitu 8 jam dan 1 menit.

Sayangnya masyarakat tidak bisa menyaksikan gerhana ini lantaran matahari belum terbenam dan bulan belum terbit di ufuk timur. 

Gerhana bulan terjadi saat bulan, bumi dan matahari berada pada bidang ekliptika yang sama dan permukaan bulan tertutupi dengan bayangan bumi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg kepada Serambinews.com, Minggu (14/11/2021) mengatakan, pihaknya tidak mengadakan pengamatan gerhana bulan seperti pada gerhana yang terjadi 26 Mei 2021 lalu.

Baca juga: Pria Mengaku Aparat Bawa Kabur Mobil Warga Aceh Tamiang, Korban Diturunkan di Stabat Sumatera Utara

Kanwil Kemenag Aceh juga tidak mengeluarkan surat edaran imbauan shalat khusuf karena gerhananya tidak dapat disaksikan.

"Tidak ada sunnah shalat khusuf bagi masyarakat Aceh pada hari tersebut.

Hanya penduduk di wilayah Amerika Utara sampai Amerika Selatan, Australia, sebagian wilayah Indonesia bagian Timur dan wilayah Asia Timur lainnya yang dapat menyaksikannya,” ujar Iqbal. 

Kepala Seksi Kemasjidan dan Hisab Rukyat, Alfirdaus Putra SHI MH menjelaskan, proses mulainya terjadi gerhana bulan pada siang hari pukul 14:19 WIB. 

Baca juga: Warga Abdya yang Hilang Ditemukan di Bawah Pohon Pala

Sedangkan puncak gerhana terjadi pukul 16:03 WIB dan akhir fase gerhana pukul 17:47 WIB. Sehingga durasi total gerhana adalah 3 jam dan 28 menit. 

Meski demikian, sambung Alfirdaus, fase gerhana baru benar-benar berakhir pada pukul 19:04 WIB. 

“Bagi wilayah Aceh, semua fase utama gerhana tersebut terjadi sebelum matahari terbenam dan bulan terbit di timur, sehingga tidak dapat disaksikan," ujarnya. 

Baca juga: Kapan Makmum Mulai Baca Al-Fatihah? Setelah atau Serentak Dengan Imam? Ini Kata Ustad Abdul Somad

Menurut Alfirdaus, fase penumbra akhir adalah saat dimana bulan masih terkena bayangan samar atau bayangan luar dari sebuah proses gerhana. 

"Fase ini adalah fase yang sulit disaksikan dengan mata telanjang karena tidak tampak perbedaannya dengan bulan purnama biasanya. Hanya lebih redup sedikit," terang Alfirdaus. 

Bila ditambahkan dengan fase penumbra, maka durasi total gerhana bulan pada 19 November 2021 ini mencapai 8 jam dan 1 menit.(*)

Baca juga: 5 Hari Lagi akan Terjadi Gerhana Bulan, Ini Hasil Kajian Ilmu Falak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved