Berita Luar Negeri

Taliban Parade Militer, Mayoritas Persenjataan Milik Amerika, Dikawal Helikopter Buatan Rusia

Taliban berupaya menunjukkan kemampuan pertahanannya melalui sebuah parade militer pada hari Minggu (14/11/2021)

Editor: Muhammad Hadi
AFP/Hoshang Hashimi
Pejuang Taliban berada di atas kendaraan Humvee peningalan militer Amerika Serikat dalam rapat umum di Kabul, Afghanistan, Selasa (31/8/2021). 

Taliban Parade Militer di Kabul Afganistan, Mayoritas Persenjataan Milik Amerika Serikat, Dikawal Helikopter MI-17 Buatan Rusia

SERAMBINEWS.COM - Kelompok Taliban mendapat berkah karena banyaknya persenjataan yang ditinggal militer Amerika Serikat setelah pergi dari Afghanistan

Persenjataan itu digunakan untuk kepentingan Taliban menjaga wilayah Afghanistan.

Taliban berupaya menunjukkan kemampuan pertahanannya melalui sebuah parade militer pada hari Minggu (14/11/2021).

Menariknya, mayoritas persenjataan yang ditampilkan merupakan hasil rampasan milik militer Amerika Serikat yang meninggalkan Afghanistan bulan Agustus lalu.

Dilansir dari Reuters, juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, Enayatullah Kwarazmi, mengatakan bahwa parade tersebut merupakan perayaan kelulusan sekitar 250 tentara yang baru dilatih.

Baca juga: Dapat Warisan Persenjataan dari AS, Taliban Bakal Bangun Angkatan Militernya Sendiri

 Parade tersebut melibatkan lusinan kendaraan keamanan lapis baja M117 buatan AS.

Semuanya melaju di jalan utama Kabul dengan pengawalan dari helikopter MI-17, buatan Rusia, dari udara.

Sebagian besar senjata yang dibawa oleh para prajurit adalah sisa pasokan senjata AS kepada pemerintah Afghanistan yang dulu memerangi Taliban.

Pejabat militer Taliban juga akan segera memasukkan pilot, mekanik dan spesialis lain dari Tentara Nasional Afghanistan ke dalam dalam pasukan baru yang kini diatur oleh pemerintahan Taliban.

Perginya pasukan AS dari Afghanistan memberikan cukup banyak manfaat bagi Taliban, terutama dari segi pertahanan.

Baca juga: Ranjau Hantam Mobil Patroli Taliban di Kubu ISIS-K, Dua Orang Tewas

Laporan akhir tahun lalu oleh Inspektur Jenderal Khusus untuk Rekonstruksi Afghanistan (Sigar) mengungkap bahwa AS telah mentransfer lebih dari US$ 28 miliar anggaran pertahanan ke pemerintah Afghanistan.

Dana besar tersebut dialokasikan untuk layanan pertahanan, termasuk senjata, amunisi, kendaraan, perangkat penglihatan malam, pesawat, dan sistem pengawasan, dari tahun 2002 hingga 2017.

Cukup banyak persenjataan yang ditinggalkan pasukan AS di Afghanistan dan kini dikelola oleh pihak Taliban.

Sebagian besar di antaranya adalah pesawat dan kendaraan lapis baja.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved