Breaking News:

Pemerintah Kembangkan DME, Dinilai Bisa Gantikan Elpiji, Ini Perbedaan Keduanya dan Kelebihan DME

Penggunaan DME dinilai bisa mengurangi impor LPG dan serta memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Editor: Mursal Ismail
kontan
Contoh tabung DME 

Penggunaan DME dinilai bisa mengurangi impor LPG dan serta memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah telah mengembangkan gasifikasi batu bara (Dimethyl Ether/DME) sebagai energi alternatif pengganti elpiji atau Liquified Petroleum Gas (LPG).

Penggunaan DME dinilai bisa mengurangi impor LPG dan serta memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Lantas apa perbedaan antara elpiji dengan DME?

Dalam siaran pers, Rabu (22/7) yang dikutip dari migas.esdm.go.id, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, menjelaskan bahwa pengembangan DME diarahkan terutama sebagai subtitusi penggunaan LPG.

Sebelumnya, subtitusi penggunaan LPG digunakan untuk mensubtitusi minyak tanah.

"Apalagi 75 persen penggunaan LPG di dalam negeri itu berasal dari impor. Kalau kita tergantung impor, dari sisi ketahanan energi akan tidak terlalu baik," katanya.

Perbedaan DME dan gas elpiji

1. Kandungan panas

DME memiliki kandungan panas (calorific value) sebesar 7.749 Kcal/Kg, sementara kandungan panas LPG senilai 12.076 Kcal/Kg.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved