Internasional
Arab Saudi Luncurkan Program Pencegahan Kanker Serviks Berusia 9-13 Tahun
Kerajaan Arab Saudi meluncurkan program pencegahan Kanker Serviks untuk anak perempuan berusia 9 sampai 13 tahun.
Sebuah studi Pusat Informasi HPV 2021 menunjukkan sekitar 358 kasus kanker serviks baru didiagnosis setiap tahun di Arab Saudi.
Baca juga: Para Profesional Asing di Arab Saudi Dapat Kewarganegaraan Kerajaan
Kanker serviks menempati urutan kedelapan penyebab paling umum kanker wanita pada wanita berusia 15 hingga 44 tahun.
Banyak penelitian telah menunjukkan meningkatnya insiden infeksi HPV dan kanker serviks dapat dikurangi dengan vaksinasi yang efektif sejak usia sembilan tahun.
Sebuah studi 2021 mengatakan 107 dari 194 negara anggota WHO telah memperkenalkan vaksinasi HPV.
Ada bukti yang berkembang HPV menjadi penyebab utama kanker serviks pada wanita.
Di mana 70 persen kasus berasal dari HPV strain 16 dan 18.
Namun perdebatan saat ini di media sosial menyangkut usia dini sembilan hingga 13 tahun untuk vaksinasi HPV.
“Banyak penelitian menunjukkan untuk mendapatkan 100 persen imunogenisitas, vaksin harus diberikan dari usia sembilan hingga 26 tahun,” kata konsultan kebidanan dan ginekologi onkologi Dr. Abdulrahim Gari.
“Wanita dapat meminumnya di atas usia 26 tahun, tetapi tidak akan mendapatkan kekebalan penuh," jelasnya.
"Usia yang ideal, sembilan tahun karena vaksin bekerja paling baik sebelum terpapar virus," tambahnya.
Baca juga: Arab Saudi Abaikan Lebanon, Sampai Pengaruh Jahat Hizbullan dan Iran Berakhir
Otoritas Makanan dan Obat Saudi sebelumnya telah menyetujui vaksin HPV profilaksis pada tahun 2010 untuk wanita berusia 11 hingga 26 tahun.
“Saya mendorong Anda, ibu dan saudara perempuan, untuk melindungi orang yang Anda cintai,” kata ibu dua anak HA.
“Didik anak-anak Anda sejak dini dengan kesadaran dan vaksinasi sebelum terlambat," harpanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/suntikan-vaksin-hpv-di-arab-saudi.jpg)