Breaking News:

Berita Bireuen

Korban Kebakaran Juli Hanya Bisa Pasrah

Para korban terlihat hanya bisa menangis dan terduduk lesu di sudut-sudut bagian depan rumah mereka yang telah hangus terbakar.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
T Abdul Gani hanya pasrah dan terduduk lesu melihat rumahnya ludes terbakar 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Para korban kebakaran di Desa Beunyot, Juli Bireuen hanya bisa menangis dan terduduk lesu melihat tempat tinggalnya ludes terbakar dan rata dengan tanah, hampir seluruh korban hanya  baju di badan yang berhasil diselamatkan.

Saat kejadian, ada yang sedang melaksanakan shalat magrib, ada yang sedang mandi dan ada juga yang sedang di dapur.

Amatan Serambinews.com, salah seorang korban T Abdul Gani  Ilyas (80) seakan pasrah, ia duduk di tanah depan rumahnya, matanya memandang ke arah rumah, beberapa keluarganya sedang melihat benda yang masih bisa digunakan dan dikumpulkan.

T Abdul Gani yang sudah sakit-sakitan mengaku, saat itu ia mendengar suara gaduh, ia segera dibopong dibawa keluar oleh keluarga lainnya.

Seluruh barang mulai dari pakaian dan lainnya ludes terbakar termasuk surat surat penting. Keadaan yang hampir sama juga dirasakan, Ririn Purwati , ia mengaku saat itu mendengar suara dentuman, ia berpikir ada tabrakan di depan rumahnya.

Saat itu, ia sedang di belakang, begitu melihat api sudah membesar dan bergegas keluar rumah tanpa berhasil menyelamatkan barang termasuk pakaian. “Hanya baju saja di badan, lainnya ludes semua,” ujarnya sambil menangis.

Rumah yang ditempati tersebut merupakan rumah peninggalan orang tua dan para korban masih bertalian keluarga.

Sementara Cut Fatmawati mengatakan, saat kebakaran ia sedang tidak dirumah, seluruh isi rumah ludes terbakar.

Baca juga: Lima Rumah dan Satu Kios Hangus Terbakar di Juli Bireuen, Ini Data Pemilik Rumah 

Amatan Serambinews.com, belasan keluarga dari para korban masing-masing mengais apa saja yang masih bisa digunakan mulai dari sendok, seng bekas terbakar dan lainnya dikumpulkan.

Beberapa lainnya terlihat dengan kereta sorong membersihkan sisa kebakaran di lokasi kejadian. Para korban terlihat hanya bisa menangis dan terduduk lesu di sudut-sudut bagian depan rumah dekat jalan nasional, beberapa warga membantu memindahkan barang terbakar ke lokasi dan diangkut dengan mobil ke tempat lain.

Perangkat desa, imum mukim dan lainnya ikut membantu  membersihkan lokasi kebakaran dan melakukan pendataan untuk diserahkan kepada Dinsos Bireuen dan pihak lainnya.

Sebagaimana diberitakan, sebanyak lima unit rumah permanen dan semi permanen serta satu unit kios kelontong, habis hangus terbakar, dipinggir jalan Bireuen-Takengon, di Dusun Mane, Gampong Beunyot,  Juli, Kabupaten Bireuen, sekitar pukul 18.44 WIB, Sabtu (20/11/2021).
Lima unit rumah terbakar dan satu kios milik A Gani Ilyas (80), Nurlaili, Cut Fatmawati, Masykur, Suharno dan satu kios mili Hendir.

Rumah tersebut ditempati tujuh kepala keluarga yaitu  T Abdul Gani, Mahyeddin, Nurlaili, Hendri, Cut Fatmawati, Masykur dan Riki Hendri.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved