Breaking News:

Berita Gayo Lues

Begini Kronologis Warga Tertimbun Longsor Lalu Hanyut ke Sungai

Dua warga yang tidak ada hubungan keluarga itu tertimbun longsor lalu terseret ke sungai bersamaan dengan material longsor, hingga meninggal dunia.

Penulis: Rasidan | Editor: Taufik Hidayat
Foto kiriman warga
Evakuasi korban tertimbun longsor hingga terseret ke sungai dan ditemukan sudah meninggal dunia, Selasa (23/11/2021). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Dua orang warga di kawasan Dedeb Rece, Desa Cane Baru  di Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues (Galus) tertimbun longsor lalu terseret ke sungai bersamaan dengan material longsor, kedua korban akhirnya ditemukan meninggal dunia, bahkan kedua korban itu tidak ada hubungan keluarga. Nahas, niat kakek itu hanya ingin membantu seorang bocah yang akan menyeberang dan melewati tumpukan material longsor tersebut.

Saat kejadian berlangsung, di lokasi longsor itu ada beberapa warga dan keluarga korban dari si bocah tersebut yang merupakan rombongan keluarga yang baru saja pulang mengantarkan pengantin baru.

Korban dan warga itu merupakan warga Desa Suri Musara kecamatan Pantan Cuaca, warga itu merupakan  rombongan yang baru saja pulang mengantarkan pengantin baru dari Uning Pune kecamatan Putri Betung.

Nahas bagi seorang bocah yang tertimbun longsor dan hanyut ke sungai itu, Salwa Fitri (4) bersama seorang kakek-kakek merupakan rombongan yang sama, padahal niatnya kakek itu membantu korban melintasi tumpukan material longsor.

Namun tiba-tiba material longsor turun lebih besar lagi dan menyeret kedua korban hingga ke sungai dan menghanyutkan kedua orang tersebut.

Camat Pantan Cuaca, Hasanuddin dibenarkan warga lainnya kepada Serambinews.com, Selasa (23/11/2021) mengatakan, kedua korban tanah longsor dan hanyut terseret ke sungai yang ditemukan meninggal dunia tersebut yakni, Adam Aman Tingkem (60) dan Salwa Fitri (4) warga Suri Musara, keduanya tidak ada hubungan keluarga sama sekali.

Akan tetapi niat korban (kakek-kakek) ini ingin membantu bocah perempuan itu melintasi tumpukan material longsor dengan cara digendongnya di lintas Blangkejeren-Takengon kecamatan Pantan Cauca itu bersamaan dengan warga lainnya.

Baca juga: Diakhir Periode Gubernur Aceh, Pengamat: Arah Pembangunan Harus Dikembalikan pada Track

Kronologis kejadian, kata Camat Pantan Cauca itu, korban merupakan rombongan yang baru pulang mengantarkan pengantin baru dari Uning Pune kecamatan Putri Betung.

Saat kejadian berlangsung, sejumlah rombongan pengantar pengantin itu sudah duluan pulang, termasuk orang tua korban Budiman (38) dan ibunya Ismayanti (36) mengunakan sepeda motor pulang duluan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved