Kamis, 30 April 2026

Berita Aceh Barat

Pelaku Penembakan Pos Polisi Melawan Saat Ditangkap, Petugas Nyaris Kena Jantung Saat Ditusuk

Petugas kepolisian gabungan dari Polda Aceh terkena tusukan senjata tajam dari tersangka pemberondongan Pos Polisi Panton Reu, Polres Aceh Barat

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
For Serambinews.com
Satu pelaku penembakan Pos Polisi yang meninggal saat dievakuasi di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Senin (22/11/2021), dugaan pelaku yang meninggal tersebut usai terkena tembak panas karena melawan petugas. 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Petugas kepolisian gabungan dari Polda Aceh terkena tusukan senjata tajam dari tersangka pemberondongan Pos Polisi Panton Reu, Polres Aceh Barat saat dilakukan penangkapan.

Lokasi penangkapan di sebuah rumah kawasa Desa Timpleung, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya.

Pelaku sebanyak tiga orang memberikan perlawanan ketika pihak kepolisian menangkap pelaku di lokasi persembunyian.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Aceh, Satreskrim Polres Aceh Barat, dan Densus 88 Satgaswil Aceh, Senin (22/11/2021) sekira pukul 13.20 WIB, di kawasan Desa Tim Pleung.

Baca juga: Pelaku Penembakan Pos Polisi Panton Reu Tewas Didor, Satu Petugas Terluka

Sementara salah satu petugas kepolisian yang terkena tusukan senjata tajam tersebut yakni Ipda Sandi Ardi yang kini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Meulaboh.

“Salah satu petugas kita terkena tusukan senjata tajam yang dilakukan oleh tersangka saat ditangkap, dan setelah di ronsen, ternyata tusukan tersebut nyaris menembus jantungnya,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda kepada wartawan, Selasa (23/11/2021),

Sementara tersangka terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan, sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur.

Salah satu dari tiga pelaku yangditangkap meninggal dunia setelah terkena timah panas.

Baca juga: RPABA 2022 Capai Rp 15,9 Trilliun, Pengamat Ingatkan Gubernur Aceh soal Rumah Duafa

Karena yang bersangkutan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju ke RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh.

Sementara ketiga pelaku yang bersembunyi di rumah tersebut adalah AH (56), AD (61), dan CA (53).

Pelaku AH dan AD diduga keras merupakan perencana penembakan Pos Pol.

Sedangkan CA memberikan perlindungan serta penampungan terhadap para pelaku.

Saat mau ditangkap, salah satu pelaku berinisial AD sempat melakukan perlawanan dengan menusuk petugas menggunakan sangkur.

Baca juga: Asyik Nongkrong di Cafe Saat Jam Belajar, 6 Siswa di Meulaboh Diamankan Satpol PP

Namun, hujaman sangkur tersebut mengenai body vest dan meleset ke bawah ketiak sebelah kiri yang menyebabkan petugas mengalami luka ringan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved