Breaking News:

Berita Pidie

Terpidana Wanita dalam Kasus Perzinaan Ditangguhkan Cambuk 100 Kali, Begini Alasan JPU Kejari Pidie

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie menangguhkan proses cambuk terhadap wanita NJ (19), selama dua tahun.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Kajari Pidie, Gembong Priyanto memantau proses pelaksanaan cambuk terhadap tujuh terpidana di kantor Kejari setempat, Selasa (23/11/2021). 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie menangguhkan proses cambuk terhadap wanita NJ (19), selama dua tahun.

Sebelumnya, vonis Majelis Hakim Mahkamah Syari'ah Sigli menghukum NJ 100 kali cambuk dalam kasus perzinaan. 

Saat ini, baru dua terpidana zina yang dicambuk masing-masing 100 kali, di halaman tengah Kejari Pidie, Senin (22/11/2021).

Kedua terpidana zina yang menjalani proses cambuk itu adalah ML (22) dan WD (21). 

Sementara satu pelaku zina masih di bawah umur berinisial K (15), adik kandung NJ, kini telah diboyong ke lembaga anak di Banda Aceh untuk dilakukan rehabilitasi.

Untuk diketahui, kasus perzinaan itu terungkap saat diketahui warga bahwa NJ melahirkan anak tanpa suami.

Baca juga: Terbukti Zina, Dua Remaja di Pidie Meringis Dicambuk 200 Kali, Lima Penjudi Chip Juga Dieksekusi

Warga pun melaporkan ke polisi yang akhirnya terbongkar, bahwa ada tiga pelaku yang menghamili NJ. 

Adalah lelaki K (15), ML (22), dan MD (21), yang melakukan perbuatan zina di rumah NJ, pada salah satu gampong di Kecamatan Peukan Baro.

"Proses hukuman cambuk untuk wanita NJ ditangguhkan selama dua tahun karena wanita itu harus merawat bayinya," Kasi Pidum Kejari Pidie, Sukriyadi, didampingi Mohd Abduh kepada Serambinews.com, Selasa (23/11/2021). 

Ia menyebutkan, NJ ditangguhkan hukuman selama dua tahun. Majelis Hakim Mahkamah Syari'ah Sigli telah menjatuhkan hukuman 100 kali cambuk terhadap MJ.

Sementara adik MJ telah dikirim ke lembaga anak di Banda Aceh guna dilakukan rehabilitasi sehingga nantinya K bisa berubah.

Sedangkan ML dan MD telah dicambuk masing-masing 100 kali. Kedua terpidana zina itu dicambuk bersamaan dengan lima terpidana maisir, Senin (22/11/2021).

Baca juga: VIDEO Dua Pria Muda tak Tahan Dicambuk 200 Kali, Berulang Kali Minta Algojo Hentikan Sebatan

"Kita mengharapkan semua terpidana hendaknya bisa berubah setelah menjalani hukuman cambuk. Artinya terpidana jangan melakukan perbuatan yang sama," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved