Breaking News:

Berita Bireuen

Jembatan Leubok Iboeh Juli yang Rusak Parah Akan Segera Diperbaiki

Saat ini jembatan darurat yang diikat dengan kawat itu setiap hari dilintasi kendaraan pengangkut Galian C maupun kendaraan warga lainnya.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Dok Desa
Kendaraan melintas jembatan darurat dari batang kelapa di kawasan Leubok Iboeh ruas jalan Teupin Mane - Alue Limeng, Kecamatan Juli, Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Salah satu jembatan di Teupin Mane, Juli Bireuen yang berada di Dusun Lhok Iboeh  sejak lama rusak parah, jembatan beton telah ambruk diterjang banjir tahun 2018 lalu, proses pembangunan sudah masuk dalam perencanaan untuk segera diperbaiki.

Kepastian tersebut disampaikan  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen, Fadli Amir ST kepada Serambinews.com, Kamis (25/11/2021) terkait penanganan jembatan yang saat ini darurat berupa batang kelapa.

Jembatan darurat di Dusun  Lhok Iboh, Desa Teupin Mane, Juli Bireuen pada ruas jalan Teupin Mane yang tembus ke arah Sirong Jaya, Jeumpa Bireuen  sebagai pengganti jembatan permanen yang ambruk tahun 2018 lalu berupa batang kelapa dikhawatirkan ambruk lagi.

Saat ini jembatan darurat yang diikat dengan kawat  setiap hari dilintasi berbagai jenis kendaraan mengangkut galian c maupun barang lainnya karena ruas jalan tersebut merupakan jalan utama ribuan warga Juli, Teupin Mane, maupun desa lainnya di Juli termasuk warga dari Desa Sarah Sirong Jaya, Jempa yang hendak ke Juli. 

Khawatir warga disebabkan kondisi jembatan dari batang kelapa setiap hari dilintasi berbagai jenis kendaraan, masyarakat mengharapkan pada lokasi itu dibangun jembatan permanen.

Kepala Dinas PUPR menjelaskan, pembangunan jembatan beton rusak ekses banjir  di Dusun Lhok Iboeh  ditangani Pemkab Bireuen, tahun 2021 telah masuk tahap perencanaan dan perlu ada Detail Engineering Design (DED), jelasnya.

Dikatakan juga, untuk pembangunan jembatan diruas jalan utama Teupin Mane - Alue Limeng,.butuh anggaran sekitar Rp 1,5 milyar dan diharapkan dapat dibangun tahun depan. 

Sedangkan untuk penanganan jalan kondisinya rusak parah di beberapa lokasi di ruas jalan tersebut, ditangani PUPR dengan anggaran pemeliharaan jalan, terang Fadli Amir.(*)

Baca juga: LPPM Unimal Ajak Warga Jaga Keberlanjutan Wisata Kepulauan Banyak

Baca juga: Ratusan Calon Hafidz di Gayo Lues Ikut Musabaqah Hifzhil Quran

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved