Breaking News:

Berita Aceh Timur

Pemkab Aceh Timur Pindahkan Warga Miskin yang Tinggal di Tenda ke Rumah Layak Huni

Saat ini keluarga tersebut menetap di tempat tinggal sementara, sambil menunggu rumah barunya selesai dibangun.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Taufik Hidayat
Dok Pemkab Aceh Timur
Tim dari Pemkab Aceh Timur, mendatangi tempat tinggal Zulkifli di Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Kamis (25/11/2021). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Dalam beberapa hari terakhir viral di media sosial, kaum duafa Zulkifli bersama istrinya Nur Laili dan tiga anaknya menetap di tempat tinggal yang tidak layak yaitu di bawah tenda dalam kebun warga di Dusun Putro Ijo, Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

Terkait hal ini, Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib SH, langsung merespon cepat, mengatasi persoalan tersebut. Bupati mengaku sudah mengutus tim terdiri dari Bappeda, Baitul Mal, Dinsos Aceh Timur, dan Muspika Pante Bidari, untuk turun ke lapangan mengatasi persoalan tersebut.

"Kini sudah selesai, dan tidak ada masalah lagi, saat ini Bapak Zulkifli bersama istri dan anaknya sudah dipindahkan ke rumah yang layak huni untuk tinggal sementara di desa setempat, menyusul selesai rumah barunya dibangun. Insya Allah, dalam 20 hari atau sebulah ke depan rumah barunya permanen sudah selesai," ungkapnya.

Pemkab Aceh Timur, berencana membangun rumah Zulkifli secara permanen, tapi kini sudah ada pegiat sosial, dan para dermawan yang menggalang dana untuk membangun rumah Zulkifli.

"Alhamdulillah, kami ucapkan terimakasih kepada semua para dermawan yang telah berpartisipasi membantu membangun rumah Zulkifli, kita kerjasama memberantas kemiskinan, terutama permasalahan-permasalahan yang dialami para kaum duafa," ungkapnya.

Selanjutnya, Pemkab Aceh Timur, tetap memperhatikan Zulkifli, dan para kaum duafa lainnya di Aceh Timur, dan akan dibantu bantuan pemberdayaan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan anak-anaknya.

Baca juga: Seorang Warga Bacok 2 Polantas yang Sedang Bertugas Pakai Parang, Tidak Terima Anaknya Ditilang

Baca juga: Hasil Indonesia Open: Jonatan Christie Melaju ke Perempat Final Usai Kalahkan Chico

Sementara itu, Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur Tgk Tajul Ula SE, mengatakan menindaklanjuti perintah Bupati, pihaknya (Baitul Mal, Kepala Bappeda, Dinsos, Muspika Pante Bidari, dan perangkat desa setempat) langsung terjun ke lapangan mengatasi permasalahan tempat tinggal tinggal tak layak yang didiami Zulkifli dan keluarganya selama ini 

"Kini kita (Pemkab Aceh Timur) bersama perangkat desa setempat sudah mencarikan tempat tinggal sementara untuk Zulkifli, dan keluarganya, sambil menunggu rumah barunya selesai dibangun," ungkap Tajul Ula.

Selanjutnya, ungkap Tajul, Pemkab Aceh Timur, akan membantu pemberdayaan ekonomi Zulkifli, dan hal-hal lain yang menjadi kebutuhannya.

Kadinsos Aceh Timur, Ir Elfiandi melalui Kabid Rehabsos Mukhlis SH alias Gobit, mengatakan Zulkifli dan keluarga, benar merupakan warga Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, yang selama ini sudah sekitar dua tahun tinggal di bawah tenda dalam kebun warga, bersama istri dan tiga anaknya.

"Kondisi suaminya sakit pada kulit, matanya juga rabun. Sehari-hari istrinya memelihara ternak sapi warga, dan tidak memiliki pekerjaan tetap. Alhamdulillah kini sudah ada para dermawan membantu membangun rumah Zulkifli, dan kita juga akan membantu pemberdayaan ekonomi, dan hal-hal lain yang menjadi kebutuhannya," ungkap Gobit.

Zulkifli, saat disambangi Kepala Baitul Mal dan rombongan menangis dan meminta tolong agar anak-anaknya diselamatkan dari kemiskinan yang membelenggunya. "Saya serahkan kepada pemerintah yang terbaik pak. Tolong selamatkan anak-anak saya," harap Zulkifli sambil menangis.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved