Berita Pidie
Jalan Keunire Sering Kecelakaan, Brigade Anak Serdadu Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata
"Sebenarnya kerusakan ruas jalan Keunire telah lama terjadi. Tapi, sayangnya pemerintah belum terketuk hati memperbaiki secara permanen jalan itu,"
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
"Sebenarnya kerusakan ruas jalan Keunire telah lama terjadi. Tapi, sayangnya pemerintah belum terketuk hati memperbaiki secara permanen jalan itu," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Brigade Anak Serdadu (DPD BAS) Aceh, Drs Isa Alima, kepada Serambinews.com, Jumat (26/11/2021).
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Brigade Anak Serdadu (BAS) Aceh meminta pemerintah tidak tutup mata terhadap rentetan kecelakaan lalulintas terjadi di ruas jalan Keunire, Kecamatan Pidie.
Kecelakaan terjadi, akibat jalan Keunire dipenuhi lubang di sepanjang jalan tersebut.
Pengguna jalan, terutama roda dua yang sering mengalami lakalantas di ruas jalan tersebut.
"Sebenarnya kerusakan ruas jalan Keunire telah lama terjadi. Tapi, sayangnya pemerintah belum terketuk hati memperbaiki secara permanen jalan itu," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Brigade Anak Serdadu (DPD BAS) Aceh, Drs Isa Alima, kepada Serambinews.com, Jumat (26/11/2021).
Ia menyebutkan, lubang yang menghiasi ruas jalan provinsi Keunire sudah sering membuat pengendara sempor terperosok hingga terkapar.
Bahkan, ungkap mantan anggota DPRK Pidie, kejadian terakhir seorang ayah bersama anaknya masih balita nyaris dijemput maut saat sepmor tersungkur ke badan jalan aspal.
Baca juga: Jalan Ke Pante Peusangan Bireuen Rusak Parah Hingga Hambat Aktivitas Masyarakat
Beruntung, mobil box dari arah belakang berhasil berhenti secara tiba-tiba.
Sehingga ayah bersama anaknya itu selamat.
Menurutnya, rangkaian insiden yang terjadi di ruas jalan Keunire, idealnya pemerintah harus cepat merespon dengan memperbaiki jalan itu secara sempurna.
"Jangan menambal lubang dengan semen, karena hanya bertahan sebentar. Jalan Keunire itu harus diperbaiki secara sempurna, mengingat jalan Keunire merupakan jalur padat kendaraan dari Medan dan Banda Aceh," jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah tidak perlu menunggu waktu memperbaiki jalan rusak Keunire.
Sebab, jika mengulur-ngulurkan waktu, dikhawatirkan akan adanya warga terkapar di jalan rusak itu.
Untuk itu, pengguna jalan harus hati-hati melintas di ruas jalan Keunire yang bertabur lubang.
Sebab, jika ngebut, maka potensi kecelakaan akan menunggu.
"Warga juga bisa menggugat pemerintah yang menyediakan sarana jelek yang membahayakan keselamatan warga," kata Isa Alima. (*)
Baca juga: Ngeri, Video CCTV Sepmor Kecelakaan Akibat Terperosok ke Lubang di Jalan Keunire, Ayah Peluk Anak