Jembatan 'Abu Nawas' Kembang Tanjong Ditangani 2022

Jembatan rangka baja sepanjang 40 meter menghubungkan Gampong Pasi Jeumerang dengan Pusong, Kecamatan Kembang Tanjong,

Editor: bakri
Serambi Indonesia
Jembatan 'Abu Nawas' di Pusong, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie. 

SIGLI- Jembatan rangka baja sepanjang 40 meter menghubungkan Gampong Pasi Jeumerang dengan Pusong, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie masih mangkrak.

Sarana penyebrangan yang melintasi mulut Kuala Tari itu layak disebut jembatan 'Abu Nawas'.

Betapa tidak, jembatan itu telah selesai dikerjakan, antara lain pembangunan dua abutmen dan pilar tengah jembatan tersebut.

Baca juga: VIDEO Jembatan Abu Nawas Pidie Belum Bisa Digunakan, Puluhan Tahun Warga Menanti

Kecuali itu, pemasangan rangka baja dan lantai jembatan telah dipasang pada tahun 2019. Sayangnya, jembatan mewah itu belum bisa digunakan masyarakat, terutama warga Gampong Pusong, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie.

Sehingga warga pesisir yang berjumlah 500 jiwa lebih harus melintasi rute jalan melalui gampong di Kabupaten Pidie Jaya.

Selain rute yang sangat jauh juga warga banyak menambah biaya untuk transportasi.

Berdasarkan data yang diperoleh Serambi, Sabtu (27/11/2021) menyebutkan bahwa dana cukup besar terkuras untuk jembatan Pusong itu.

Anggaran diplotkan mulai APBA tahun 2015 hingga 2017 berjumlah Rp 3.miliar. Kemudian tahun 2018, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencapai Rp 30 miliar lebih untuk penangan jembatan tersebut.

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, H Dalimi SE Ak memperhatikan sisa pondasi jembatan lama di bawah lantai jembatan Gampong Blok Sawah, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Minggu (11/4/2021). Selama sepuluh tahun terakhir kerap memicu banjir luapan yang mengenangi pemukiman warga akibat tersangkut sampah dan kayu.
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, H Dalimi SE Ak memperhatikan sisa pondasi jembatan lama di bawah lantai jembatan Gampong Blok Sawah, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Minggu (11/4/2021). Selama sepuluh tahun terakhir kerap memicu banjir luapan yang mengenangi pemukiman warga akibat tersangkut sampah dan kayu. (SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL)

Wakil DPRK Pidie, Fadli A Hamid SE, kepada Serambi, Sabtu (27/11/2021) mengatakan, dalam APBK 2022 telah diplotkan kembali kelanjutan pembangunan jembatan rangkat baja Gampong Pusong, Kecamatan Kembang Tanjong, melalui Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

Dana yang telah diplotkan dalam APBK untuk pembangunan oprit jembatan dan peningkatan jalan di jembatan itu sebesar Rp 5 miliar.

Menurutnya, tahun 2020 sudah pernah dianggarkan Rp 6 miliar untuk kelanjutan jembatan itu, tapi terkena refocussing.

Sehingga banyak dana dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Personel Koramil 27/GRP melihat jembatan gantung yang sudah roboh akibat diterjang banjir luapan di Desa Darusalam, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, Sabtu (12/12/2020)
Personel Koramil 27/GRP melihat jembatan gantung yang sudah roboh akibat diterjang banjir luapan di Desa Darusalam, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, Sabtu (12/12/2020) (Dok Koramil 27/GRP)

"Penanganan jembatan itu harus segera dilakukan Pemkab, mengingat warga Pusong harus memutar perjalanan melalui Pidie Jaya saat menuju ke Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie," ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, Buchari, kepada Serambi, kemarin, mengungkapkan, bahwa Pemkab telah memplotkan dana untuk kelanjutan jembatan Pusong Kembang Tanjong Rp 5 miliar.

Baca juga: Dana untuk Jembatan Abu Nawas di Pidie tak Tertampung Dalam APBK 2021

Ia menjelaskan, untuk ruas jalan Kembang Tanjong menghubungkan Pasi Lhok direncanakan akan ditangani tahin ini.

"Kalau tidak.salah saya telah diplotkan dana untuk.jalan. Coba ditanyakan kepada Kabid Bina Marga PUPR Pidie, yang.lebih menghapal kegiatan pekerjaan jalan tahun 2022," pungkasnya.(naz)

Baca juga: BREAKING NEWS - Kadisnakermobduk Aceh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan di Pidie

Baca juga: Bertemu di Mesir, Menikah di Istanbul, dan Resepsi di Jeunieb

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved