Internasional
Swiss Deteksi Kasus Pertama Covid-19 Varian Omicron, Pembatasan Kembali Diperketat
Pemerintah Swiss mendeteksi kasus pertama Covid-19 varian Omicron asal Afrika Selatan. Pemerintah mengeluarkan pengumuman pada Minggu (28/11/2021)
SERAMBINEWS.COM, ZURICH - Pemerintah Swiss mendeteksi kasus pertama Covid-19 varian Omicron asal Afrika Selatan.
Pemerintah mengeluarkan pengumuman pada Minggu (28/11/2021) malam, ketika negara itu memperketat pembatasan.
Kasus tersebut berkaitan dengan seseorang yang kembali ke Swiss dari Afrika Selatan sekitar seminggu yang lalu, kata Kantor Federal untuk Kesehatan Masyarakat.
Dilansir Reuters, Senin (29/11/2021), pengujian akan memperjelas situasi dalam beberapa hari mendatang.
Swiss telah memerintahkan agar para pelancong dari 19 negara harus menunjukkan tes negatif saat menaiki pesawat ke negara itu.
Kemudian, harus dikarantina selama 10 hari saat kedatangan.
Baca juga: Penularan Lokal Covid-19 Varian Omicron Mulai Menyebar di Uni Eropa
Daftar tersebut termasuk Australia, Denmark, Inggris, Republik Ceko, Afrika Selatan, dan Israel.
Sebelumnya, warga Swiss pada Minggu (28/11/2021) mendukung rencana tanggapan pandemi pemerintah dengan sertifikat khusus Covid-19.
Sekitar 62,01% memilih mendukung undang-undang yang disahkan awal tahun ini untuk memberikan bantuan keuangan kepada orang-orang yang terkena krisis Covid-19.
Kemudian, meletakkan dasar untuk sertifikat sebagai bukti vaksinasi Covid-19, pemulihan, atau tes negatif.
Ini saat ini diperlukan untuk memasuki bar, restoran, dan acara tertentu.(*)
Baca juga: Gubernur New York Nyatakan Keadaan Darurat, Bersiap Menghadapi Omicron