Breaking News:

Internasional

Menteri Kesehatan Afrika Minta Dunia Tidak Panik Atas Temuan Virus Omicron

Menteri Kesehatan Afrika Selatan Joe Phaahla minta dunia tidak panik atas temuan Covid-19 varian Omicron di negaranya.

Editor: M Nur Pakar
AP/Denis Farrell
Sejumlah warga yang bermasker berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan di Johannesburg, Afrika Selatan, Jumat (26/11/2021). 

SERAMBINEWS.COM, PRETORIA - Menteri Kesehatan Afrika Selatan Joe Phaahla minta dunia tidak panik atas temuan Covid-19 varian Omicron di negaranya.

Dia mengatakan dunia sama sekali tidak perlu panik, meskipun ada lonjakan kasus.

"Kami sudah pernah ke sini sebelumnya," ujar Joe Phaahla.

Dia merujuk pada varian Beta yang terdeteksi di Afrika Selatan pada Desember 2020, lansir BBCNews, Selasa (30/11/2021).

Afrika Selatan melaporkan 2.800 infeksi baru pada Minggu (28/11/2021), naik dari rata-rata harian 500 pada minggu sebelumnya.

Penasihat pemerintah dan ahli epidemiologi Afrika Selatan, Salim Abdool Karim memperkirakan kasus akan mencapai 10.000 orang per hari pada akhir minggu ini.

Baca juga: Dokter Afrika Selatan Klaim, Pasien Covid-19 Varian Omicron Memiliki Gejala Sangat Ringan

Dia mengatakan rumah sakit akan berada di bawah tekanan dalam dua hingga tiga minggu ke depan.

Dr Phaahla mengatakan dia ingin menegaskan kembali sama sekali tidak perlu panik karena ini bukanlah wilayah baru bagi dirinya.

“Kita sekarang sudah 20 bulan lebih berpengalaman dalam hal Covid-19, berbagai varian dan gelombangnya,” tambahnya dalam media briefing.

Sementara itu, Bandara utama Afrika Selatan di Johannesburg semakin sepi selama akhir pekan karena pembatasan mulai berlaku

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved