Minggu, 19 April 2026

Internasional

Perdana Menteri Norwegia Minta Warganya Pakai Masker, Omicron Harus Diwaspadai

Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Stoere, Selasa (30/11/2021) meminta warganya kembali memakai masker.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Stoere 

SERAMBINEWS.COM, OSLO - Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Stoere, Selasa (30/11/2021) meminta warganya kembali memakai masker.

Dikatakan, warga Norwegia harus mengenakan masker wajah di transportasi umum dan  tempat-tempat ramai lainnya di tengah lonjakan infeksi virus Corona,

Dia juga mendesak pemerintah kota untuk mempercepat suntikan booster kepada semua orang dewasa, seperti dilansir Reuters, Selasa (30/11/2021).

Tetapi, dia tidak menyerukan penggunaan luas "corona pass" digital.

"Vaksinasi adalah kunci strategi Covid-19 kami," kata Stoere kepada parlemen.

"Kita bisa menghindari penguncian," tambahnya.

Baca juga: Australia Tunda Pelonggaran Perbatasan, Lima Kasus Covid-19 Omicron Ditemukan

Norwegia pada September 2021 mengakhiri semua pembatasan domestik.

Tetapi partai-partai oposisi dalam beberapa hari terakhir meminta pemerintah untuk mengambil tindakan mencegah penyebaran virus Corona.

Sehingga, akan dapat menghindari penguncian keras ke masyarakat.

Pemerintah minoritas kiri-tengah mengatakan akan berusaha membatasi potensi penyebaran varian baru, Covid-19 varian Omicron.

Seperti memberlakukan isolasi yang lebih lama pada mereka yang ditemukan telah terinfeksi Omicron.

Baca juga: Menteri Kesehatan Afrika Minta Dunia Tidak Panik Atas Temuan Virus Omicron

Sementara 88% orang dewasa di Norwegia telah menerima setidaknya dua dosis vaksin Covid-19.

Dimana, 71% dari keseluruhan populasi telah diinokulasi, rawat inap dan kematian meningkat.

Pemerintah pada 12 November 2021 mengumumkan akan menawarkan suntikan vaksin penguat kepada semua orang berusia 18 tahun ke atas.

Tetapi, juga memberikan pilihan untuk menggunakan "kartu corona" digital, tetapi ini tidak menghentikan peningkatan infeksi.

Norwegia menggunakan vaksin yang dibuat oleh BioNTech, Pfizer dan Moderna dalam peluncuran nasionalnya sejak September 2020.

Dimana, mencakup semua orang yang berusia 12 tahun ke atas.(*)

Baca juga: WHO Peringatkan, Covid-19 Varian Omicron Miliki Risiko Penyebaran Secara Global

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved