Info Subulussalam
RSUD Subulussalam Terima Sejumlah Penghargaan, Bapeten dan Kepuasan Pelayanan
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam terus berpacu meningkatkan pelayanan termasuk memaksimalkan jenis layanan
Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
Seluruh daerah pekerja telah dilakukan pemantauan radiasi secara rutin, nila batas sesuai dengan ketentuan dan tercatat dengan baik. Seluruh daerah kerja paparan dana tau kontaminasi sesuai dengan ketentuan.
Seterusnya seluruh dokumen dan rekaman yang dipersyaratkan tersedia dan isi sesuai ketentuan. Dan kepatuhan pelaporan data dosis pasien.
Baca juga: Bocah 8 Tahun Tergilas Mobil Tangki di Aceh Selatan, Naik Sepmor yang Dikendarai Ibunya
“Dimana petugas radiologi BLUD RSUD Kota Subulussalam mendapatkan Penghargaan perorangan. Dimana kepatuhan dan tepat dalam pelaporan data dosis pasien. ke Aplikasi Bapeten dengan sebutan SI-INTAN,” ujar Darma
Selain itu, lanjut Darma RSUD Kota Subulussalam juga mendapat pengharhaan melalui surat Nomor :899/I-12/1121.
Penghargaan atas umpan balik survey kepuasaan pelayanan fasilitas kesehatan yang dikeluarkan di BPJS Aceh Cabang Aceh Selatan 5 November lalu.
Dikatakan, BPJS Kesehatan Cabang Aceh Selatan, melalui tim dari P3RS, melakukan survei kepuasan pasien terhadapat pelayanan kesehatan atau disebut Fasilitas Kesehatan Rawatan Tingkat Lanjut (FKRTL).
Hal ini diukur dengan Customer Feedback Index (CFI) yang diukur setiap bulannya dengan mengambil responden disetiap FKRTL. pada tanggal 5 November 2021.
Nah sesuai surat kedeputian wilayah Sumut dan Aceh, perihal Umpan Balik Pelaksanaan CFI bulan September 2021, RSUD Subulusalam mendapat nilai CFI yaitu RJTL(Rawat Jalan Tingkat Lanjut) dengan nilai:100.
Kemudian RITL (Rawat Inap Tingkat Lanjut) dengan nilai : 87,85 dan total nilai rata-rata 93,93 dimana nilai ini berada pada index rata-rata nasional secara perhitungan mean score maupun top two boxes adalah metode yang menggabungkan presentase jawaban responden terhadap pernyataan positif & negative.
RSUD Subulussalam juga mendapat anggaran DAK dari pemerintahan tahun 2022.
Darma mengatakan selama ini, dana anggaran DAK sebelumnya seluruh rumah sakit dan dinas kesehatan yang ada diprovinsi Aceh khususnya, mendapatkan anggaran tersebut.
Baca juga: Dikejar dari Idi, BNN Pusat Ringkus Terduga Bandar, Puluhan Kilogram Sabu Dalam 2 Tas Ransel Disita
Tetapi untuk anggaran dana DAK tahun 2022, ketika terjadi recofusing anggaran, hanya beberapa rumah sakit yang mendapatkan dari 70 jumlah pelayanan rumah sakit yang ada di aceh, hanya 6 (enam) yang berhasil mendapatkan anggaran terserbut.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari kinerja dan usaha yang ditunjukan untuk membangun BLUD RSUD Kota Subulussalam.
Pelaporan - pelaporan kepada instasi kementerian untuk mendapatkan anggaran tersebut diantaranya Laporan Realisasi tepat waktu, update data ASPAK dan pelaporan data SDM melalui RS online uptodate.
Selanjutnya soal justifikasi atau tujuan untuk mendapatkan dana DAK tersebut. Justifikasi yang dipaparkan, sesuai dengan tujuan dan program pemerintah, salah satu programnya untuk AKI & AKB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rsud-kota-subulussalam-foto-udara.jpg)