Breaking News:

Berita Pidie

Hari AIDS Sedunia, IDI Pidie Gelar Seminar dan Talkshow, Ada 67 Kasus

Sebut dia tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan pada peringatan hari Aids Sedunia 2021, karena wabah virus Corona (Covid-19) belum berakhir.

Penulis: Nur Nihayati | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM / NUR NIHAYATI
Sejumlah dokter anggota IDI Cabang Kabupaten Pidie serius mengikuti seminar dan talkshow peringatan Hari Aids sedunia yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie, Rabu (1/12/2021) 

Sebut dia tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan pada peringatan hari Aids Sedunia 2021, karena wabah virus Corona (Covid-19) belum berakhir.

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Untuk memperingat Hari HIV/AIDS sedunia Ikatan Dokter di Pidie menggelar seminar dan talk show.

Kegiatan ini dipusatkan di Aula Dinas Kesehatan, Rabu (1/12/201).

Ketua IDI Pidie, dr Arika Husnayanti Aboebakar, SpOG, K membuka kegiatan secara zoom meeting.

Seminar ini menghadirkan nara sumber dr Yusmardy AB,SpPD-FINASIM, dan dr Faisal, SpA.

Arika Husnayanti mengatakan tema yang diusung pada peringatan Hari Aids Sedunia 2021 yaitu ‘ Akhiri Aids Cegah HiV Akses Untuk Semua’.

Sebut dia tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan pada peringatan hari Aids Sedunia 2021, karena wabah virus Corona (Covid-19) belum berakhir.

Baca juga: Kabupaten Aceh Selatan Sumbang Tiga Anugerah, Aceh Juara Umum API Award 2021

Baca juga: Anggota DPRD Tertangkap Basah Selingkuh dengan Istri Orang, Kini Dipecat Karena Rusak Citra Partai

Namun, pihaknya tetap memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2021, meski dengan kegiatan terbatas berupa seminar dan talkshow.

Sekarang ini jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Pidie berjumlah 67 orang. Pun begitu, penyakit Aids tidak boleh dianggap remeh, karena penyakit yang disebabkan oleh virus HIV ini sudah menjadi ancaman sangat serius.

Sehingga melalui kegiatan seminar ini diharap bisa menekan penyakit HIV/AIDS. “ HIV/AIDS, ini diharapkan bisa dilakukan pencegahannya dengan melakukan edukasi, melakukan pencegahan dengan menjauhi narkoba , tidak melakukan sex bebas “ katanya.

Beruntung di Kabupaten Pidie menerapkan Qanun Capin. Qanun ini menurut dr Arika bisa mencegah orang terpapar HIV/AIDS,” karena calon pengantin sebelum menikah, harus periksa dulu, terpapar HIV/AIDS atau tidak. Gunanya untuk mencegah penularan. (*)

Baca juga: Siswa SMAN 7 Banda Aceh Raih Emas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved