Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Orang Tua yang Dianiaya Anak Kandung yang Kecanduan Narkoba, Minta Anaknya di Rehab

Orang tua kandung RS, meminta anaknya itu direhab diduga karena telah kecanduan karena sering mengkonsumsi narkoba.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Taufik Hidayat
Dok Polsek Samudera
: IJ (57) ayah pria di yang aniaya orang tuanya sendiri sedang memberikan keterangan kepada pihak kepolisian pasca terjadi baku hantam dengan anak kandungnya karena diduga akibat kecanduan narkoba di Gampong Mancang, Kecamatan Samudera, Aceh Utar, Senin (29/11/2021). 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Penyidik Polsek Samudera Polres Lhokseumawe, sudah memintai keterangan saksi terkait pemukulan yang dilakukan oleh RS (28) terhadap ayah kandungnya IJ (57) yang terjadi di rumahnya Gampong Mancang, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Sabtu (27/11/2021).

Kedua orang tua kandung RS, meminta anaknya itu direhab diduga karena telah kecanduan karena sering mengkonsumsi obat terlarang yaitu narkoba jenis sabu.

Kepada polisi ayah kandung pelaku mengaku anaknya itu kerap meminta uang kepada orang tuanya.

Saat itu, orang tuanya tak punya uang saat diminta pelaku yaitu RS. 

Setelah itu pelaku sempat terlibat cekcok dengan ibu kandungnya, lalu IJ ayah kandung yang mendengar cekcok itu membela ibunya sehingga berujung adu pukul dengan RS.

Korban sempat membela diri tak berhasil, korban terjatuh dipukul anaknya di bagian kepala dan dada.

Baca juga: Masyarakat Berpenghasilan Menengah akan bayar Pajak Lebih Rendah

Baca juga: Bali United Raih Kemenangan Terbesar Setelah Pesta Gol ke Gawang Persiraja, Lima Gol Tanpa Balas

Kapolres Lhokseumawe, Eko Hartanto melalui Kapolsek Samudera, Iptu Saprudin, mengatakan, akibat baku hantam itu korban mengalami luka dibagian kepala dan harus menerima perawatan medis di puskesmas setempat.

“Hingga hari ini, ibu korban tidak mau membuat laporan, orang tuanya hanya ingin anaknya diamankan untuk menjalani rehab,” kata Iptu Saprudin, kepada Serambinews.com, Selasa (30/11/2021).

Kapolsek menambahkan, ibu kandung RS meminta pihak kepolisian untuk membantu menyelesaikan masalah agar anaknya bisa direhab dan meninggalkan pemakaian barang haram tersebut.

“Walau bagaimanapun, kedua orang tua RS masih enggan melaporkan kasus ini, sehingga pihak kamj tidak bisa mengambil tindakan," pungaksnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved