Internasional
Pelancong ke Inggris Harus Ikut Tes PCR, Usai Pelonggaran Protokol Kesehatan Sebulan Lebih
Para pelancong internasional yang menuju Inggris harus mengikuti tes PCR Covid-19 pada hari kedua perjalanan.
SERAMBINEWS.COM, LONDON - Para pelancong internasional yang menuju Inggris harus mengikuti tes PCR Covid-19 pada hari kedua perjalanan.
Inggris sangat mengkhawatirkan Covid-19 varian Omicron yang sudah tersebar luas.
Aturan baru, yang mulai berlaku pada Selasa (30/11/2021), hanya berselang beberapa minggu pelonggaran protokol kesehatan.
Saat ini, kembali mengharuskan pelancong untuk tes PCR sebelum akhir hari ke-2 setelah tiba, seperti dilansir The Telegraf, Rabu (1/12/2021).
Kemudian, harus mengisolasi diri sampai mendapatkan hasil negatif.
Langkah-langkah baru akan ditinjau dalam tiga minggu.
Baca juga: Dua Dokter Israel Positif Covid-19 Omicron, Sekembali Hadiri Sebuah Konferensi di Inggris
"Kita sekarang perlu melangkah lebih jauh dan menerapkan rezim pengujian proporsional untuk kedatangan dari seluruh dunia," kata Perdana Menteri Boris Johnson.
"kami tidak akan menghentikan orang bepergian, saya ingin menekankan itu," tambahnya.
Keputusan itu dibuat sehubungan dengan Covid-19 varian Omicron yang telah menyebar dengan cepat ke seluruh dunia, termasuk di Inggris.
Seperti sebagian besar dunia, Inggris mengambil langkah-langkah untuk membatasi perjalanan dari Afrika selatan.
Menempatkan 10 negara di Afrika dalam daftar merah perjalanannya.
Langkah untuk mengembalikan pengujian PCR datang, usai sebulan lebih mengizinkan pelancong yang divaksinasi memilih tes lebih murah dan lebih cepat pada hari ke-2.
Baca juga: Dua Keluarga Pulang Liburan dari Afrika Selatan, Omicron Menyebar di Inggris
Pelancong yang divaksinasi penuh, termasuk Amerika Serikat, tetap tidak perlu dites sebelum keberangkatan .
Anak-anak berusia antara 5 dan 17 tahun juga harus ikut tes PCR pada hari ke-2,.
Tetapi, anak-anak di bawah 5 tahun dibebaskan dari semua tes PCR.