Breaking News:

24 Tahanan Kabur di Jambi, 19 Orang Sudah Berhasil Ditangkap hingga Kapolres Diperiksa

Rachmad mengatakan, Bidang Propam Polda Jambi tengah memeriksa Kapolres Batanghari dan personil lainnya imbas kasus kaburnya 24 tahanan itu.

Editor: Faisal Zamzami
The Guardian
Ilustrasi penjara. 

SERAMBINEWS.COM, JAMBI - Sebanyak 24 tahanan kabur dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Muara Bulian Kabupaten Batanghari, Jambi.

Dari 24 tahanan yang melarikan diri itu, 19 di antaranya berhasil ditangkap.

Sementara 5 tahanan lainnya hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Imbas kejadian tersebut, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jambi lantas memeriksa Kapolres Batanghari AKBP Heru Ekwanto bersama anggotanya. 

"Saya sudah perintahkan Kabid Propam untuk memeriksa Kapolres Batanghari AKBP Heru Ekwanto di Propam Polda Jambi," kata Kapolda Jambi Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo di Jambi, Kamis (2/12/2021).

Rachmad mengatakan, Bidang Propam Polda Jambi tengah memeriksa Kapolres Batanghari dan personil lainnya imbas kasus kaburnya 24 tahanan itu.

"Kasus ini sedang kita proses, Kapolres juga lagi kita proses di Bid Propam," ucap Rachmad Wibowo.

Ketika ditanya apakah akan dilanjutkan ke Sidang Etik, Kapolda Jambi mengaku belum mengetahui dan belum tentu masuk sidang kode etik karena sampai saat ini masih dalam pemeriksaan

"Belum tentu, masih dalam proses pemeriksaan," ucap Rachmad.

Baca juga: Memanas! China Kirim 27 Pesawat Tempur Masuk Zona Pertahanan Udara Taiwan, Siap Serang?

Baca juga: Hendra Tewas Dianiaya 6 Pelaku di Sel Tahanan Polrestabes Medan, Korban Tak Sanggup Bayar Setoran

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulia Priyanto mengatakan, Tim dari Bid Propam Polda Jambi telah meminta keterangan 10 personel Polres Batanghari, dan sampai saat ini pemeriksaan masih berlangsung.

Kombes Mulia menuturkan, Polda Jambi menjanjikan hadiah uang senilai Rp1,5 juta bagi warga yang memberikan informasi keberadaan lima buronan Polres Batanghari yang kabur itu. 

Mulia mengatakan, tahanan terakhir yang ditangkap kembali atas nama Fransiskus.

Tahanan itu terlibat dalam kasus narkotika, dan diamankan petugas sekira pukul 10.15 WIB di daerah Sungaibuluh, Kabupaten Batanghari .

Ia ditangkap berkat adanya informasi dari warga yang melihat tahanan tersebut sedang menghentikan kendaraan. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved