Berita Banda Aceh
Aceh Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Nasional dari Perpusnas RI
Penghargaan tersebut diumumkan oleh Perpustakaan Nasional RI dalam kegiatan Peer Learning Meeting (PLM) Nasional Tahun 2021 yang diselenggarakan secar
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Mursal Ismail
Mustika Hayati juga menyebutkan beberapa contoh tranformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di Aceh yang telah membuahkan hasil.
Misalnya, Perpustakaan Lam Ujong, Aceh Besar yang telah berhasil memproduksi beberapa olahan makanan kerupuk dan bambu masak.
Kemudian, Perpustakaan Nagan Raya yang berhasil memproduksi keripik pisang.
Selain itu, salah satu perpustakaan gampong di Aceh Tengah yang telah berhasil mengembangkan berbagai produk UMKM berbentuk minuman.
Terakhir adalah perpustakaan gampong di Aceh Tenggara yang berhasil memproduksi sabun.
Untuk mendukung program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Provinsi Aceh, kata Mustika, Tim Sinergi Aceh telah menyusun regulasi di antaranya, Peraturan Gubernur Aceh, Instruksi Gubernur Aceh, dan Draf Qanun Penyelenggaraan Perpustakaan.
"Saat ini Tim Sinergi sedang membangun jejaring dengan stakeholder terkait baik dari pemerintah maupun swasta yang diketuai Kabid Pembinaan, Pengembangan, dan Pengawasan DPKA yang beranggotakan unsur dari Bappeda Aceh, DPMG Aceh, Diskominsa Aceh, Disperindag Aceh, Biro Hukum Setda Aceh, dan pegiat literasi," kata Mustika.
Selain DPKA, beberapa kabupaten dan perpustakaan desa juga berhasil meraih penghargaan terbaik, di antaranya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Tengah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gayo Lues.
Adapun perpustakaan desa yang mendapat penghargaan yaitu Perpustakaan Ulon Tanoh, Kabupaten Gayo Lues, Perpustakaan Desa Lambirah, dan Krueng Lamkareung, Kabupaten Aceh Besar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/aceh-juara-perpusnas.jpg)