Breaking News:

Keterbukaan Informasi

Bener Meriah Raih Peringkat 2 Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021

Dari Bener Meriah, Asisten III, Armansyah, SE, M.Si bersama Kadis Kominfo, Ilham Abdi, S.STP, M.AP juga selaku PPID kabupaten setempat mengikuti pengu

Penulis: Budi Fatria | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Kadis Kominfo Bener Meriah, Ilham Abdi SSTP MAP 

Laporan Budi Fatria I Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM,REDELONG – Kabupaten Bener Meriah meraih peringkat 2 keterbukaan informasi publik tahun 2021 untuk kategori Kabupaten/Kota yang dilakukan oleh Komisi Informasi Aceh (KIA).

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memperoleh peringkat 2 dengan kategori badan publik “menuju informatif” dengan jumlah nilai 86 yang diumumkan secara virtual langsung dari Gedung Seuramoe Aceh, Jumat (3/12/2021).

Dari Bener Meriah, Asisten III, Armansyah, SE, M.Si bersama Kadis Kominfo, Ilham Abdi, S.STP, M.AP juga selaku PPID kabupaten setempat mengikuti pengumuman anugerah tersebut melalui virtual.

“Apa yang diperoleh ini adalah hasil kerja keras kita bersama, sekaligus predikat ini salah satu sarana introspeksi, dimana semua sarana badan publik khususnya diwilayah Kabupaten Bener Meriah untuk terus menjaga dan meningkatkan kinerja pelayanan publik untuk semakin berkualitas,” kata Ilham Abdi.

Baca juga: Jerinx SID Menyesal Kembali Mendekam di Penjara, Pikirkan Kondisi Ibunda dan Istrinya Nora Alexandra

Menurutnya, keterbukaan informasi publik akan terus mengalami perubahan dengan sasaran utamanya adalah untuk perbaikan pengelolaan dan pelayanan informasi publik sebagaimana tujuan yang diamanatkan UU KIP.

“Dimana kita tau, pada tahun ini terdapat kenaikan jumlah badan publik informatif dan menuju informatif,” sebutnya.

Lanjut Kadis Kominfo Bener Meriah mengutip apa yang disampaikan Gubernur Aceh dalam sambutannya dimana beliau menyampaikan, “Kita sama-sama mengetahui bahwa transparansi merupakan ruh utama reformasi birokrasi dengan kata lain tidak akan ada reformasi birokrasi transparansi, selain wajib diterapkan sebagaimana amanat Undang-Undang No. 14/2008 tentang keterbukaan informasi publik.

Baca juga: Malaysia Laporkan Kasus Pertama Covid-19 Omicron, Pelancong dari Afrika Selatan

Transparansi juga menjadi dasar utama untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi semua lembaga publik,” tulis Ilham Abdi mengutip sambutan Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT.

Kata Ilham, ada beberapa poin sangat ditekankan oleh Pak Gubernur dalam rangka memperkuat transparansi.
Diantaranya urai Ilham, memperkuat struktur dan lembaga pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) disemua jajarana pemerintahan baik, di Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Memberi pelatihan tentang Undang-Undang keterbukaan informasi publik bagi pejabat terkait.

Memfasilitasi operasional KIA, dan melakukan evaluasi internal atas pelaksanaan semangat keterbukaan informasi publik dilembaga pemerintahan.

Terakhir membuka diri terhadap sikap kritis publik terhadap implemetasi keterbukaan yang dilaksanakan lembaga publik.

Tambah Ilham, anugerah keterbukaan informasi publik ini meliputi, lingkungan SKPA, pemerintah Kabupaten/Kota, instansi vertikal, partai politik dan lembaga berbadan hukum di Aceh.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved