Kamis, 4 Juni 2026

Dua Penjaga Buldozer Meninggal Tertimbun Longsor

Dua penjaga alat berat jenis buldozer meninggal dunia akibat tertimbun longsor di kebun milik warga kawasan Dusun Jati, Desa Seuneubok

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Dua penjaga bulldozer yang meninggal tertimbun longsor dievakuasi dengan mobil kebun, kemudian dipindahkan ke ambulans dan mobil pikap BPBD Bireuen, Kamis (2/12/2021) 

Setibanya di tempat tersebut, warga langsung menggali area longsor dan tak lama kemudian ditemukan kedua korban dalam posisi tertidur dan masih menggunakan selimut.

Namun, keduanya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Setelah itu, Keuchik menghubungi Polsek, Puskesmas, dan BPBD Bireuen untuk mengevakuasi korban.

Anggota Polsek Juli yang pertama tiba di lokasi, bersama masyarakat langsung mengevakuasi korban.

Amatan Serambi, karena kondisi jalan sulit dilalui (menanjak dan menurun serta licin), jenazah korban dievakuasi menggunakan mobil Toyota Hiline milik warga setempat.

Setelah sampai di jalan desa, kedua jenazah dipindahkan ke ambulans Puskesmas Juli I dan pikap BPBD Bireuen yang sudah menunggu.

Kedua korban segera dibawa ke Puskesmas Juli untuk divisum.

Puluhan warga serta keluarga korban ikut mengantar jenazah keduanya dengan sepeda motor dari belakang dan sesekali terpaksa berhenti karena jalan menanjak dan menurun, serta licin dan rusak berat. 

Menurut keterangan dokter di Puskesmas Juli I, kedua korban diperkirakan sudah meninggal kurang lebih delapan jam lalu atau sekitar pukul 01.00 WIB.

Dugaan itu antara lain didasarkan pada kondisi jenazah yang sudah kaku.

Hasil visum, tidak ada tanda-tanda kekerasan lainnya pada tubuh kedua korban.

Setelah dilakukan visum oleh tim medis Puskesmas Juli, jenazah korban dibawa pulang ke rumahnya menggunakan ambulans puskesmas tersebut untuk dilakukan fardhu kifayah.

Muzakkir, ayah Muhammad Rika terlihat mendampingi jasad anaknya mulai dari lokasi ia meninggal ke Puskesmas dan kemudian sampai ke rumahnya.

Keuchik Seuneubok Dalam, Adinur, mengatakan, proyek jalan terobos itu dibiayai oleh dana pokok-pokok pikiran (pokir) salah seorang anggota DPRK Bireuen.

Proyek itu baru beberapa hari dikerjakan yang diawali pembukaan jalan menggunakan alat berat jenis buldozer.

“Pekerjaan baru beberapa hari dilaksanakan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved