Berita Bireuen
Kecelakaan Maut di Peusangan, Pengendara Sepeda Motor Tabrak Ruko
Kecelakaan maut terjadi di Desa Pante Pisang, Peusangan, Bireuen pada Kamis (9/12/2021) jelang pagi, sekitar pukul 05.30 WIB.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: M Nur Pakar
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Kecelakaan maut terjadi di Desa Pante Pisang, Peusangan, Bireuen pada Kamis (9/12/2021) jelang pagi, sekitar pukul 05.30 WIB.
Seorang pengendara sepeda motor, Ikhsan (19) warga Desa Paya Rangkuluh, Kutablang Bireuen menabrak pintu rumah toko (ruko).
Korban mengendarai sepeda motor Honda Beat BL 3311 ZP dari arah Banda Aceh menuju rumahnya di Desa Paya Rangkuluh, Kutablang Bireuen.
Dia pulang bersama sejumlah teman-temannya dan korban berada di depan.
Saat tiba di lokasi kejadian, korban secara tiba-tiba menabrak pintu ruko dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Seorang rekannya mengatakan mereka berangkat dari Banda Aceh sekitar pukul 22.00 WIB pada Rabu (8/12/2021).
Baca juga: Kecelakaan di Yogyakarta, Jenazah Mahasiswa asal Aceh Tengah Dipulangkan ke Kampung Halaman
Disebutkan, sempat istirahat di beberapa tempat sebelum sampai Simpang Mamplam.
Saat itu, Ikhsan berada di depan, sedangkan sepeda motor rekannya berjalan di belakang.
Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Andrew Agrifina Prima Putra SIK MH didampingi Kanit Gakkum Aipda Rommi Hasbara SH mengatakan sepeda motor Honda Beat BL 3311 ZP yang dikendarai Ikhsan datang dari arah Banda Aceh menuju Medan.
Andrew mengatakan saat tiba di kawasan itu, diduga pengendara mengantuk, sehingga oleng dan kendaraan masuk jalur sebelah kanan.
Baca juga: Petugas Satlantas Patroli Keliling Pasang Garis Polisi di Lokasi Rawan Kecelakaan
Dikatakan, korban langsung menabrak pintu rumah toko milik Warzi yang berada di sisi kanan jalan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan meninggal dunia, sedangkan sepeda motor rusak berat bagian depan.
Korban kemudian dievakuasi dengan ambulan Puskesmas Peusangan untuk divisum.
Selanjutnya, dibawa pulang ke rumahnya di Desa Paya Rangkuluh, Kutablang Bireuen. (*)
Baca juga: Angka Kematian Akibat Kecelakaan Meningkat