Berita Lhokseumawe
Gelombang Masih Tinggi, Nelayan di Lhokseumawe Sepekan tak Melaut
Cuaca buruk serta angin kencang dan juga gelombang tinggi di permukaan laut mengakibatkan, nelayan di Pendaratan Ikan (PPI) Pusong, Kota Lhokseumawe
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COMLHOKSEUMAWE – Cuaca buruk serta angin kencang dan juga gelombang tinggi di permukaan laut mengakibatkan, nelayan di Pendaratan Ikan (PPI) Pusong, Kota Lhokseumawe tidak melaut sejak sepekan terakhir.
Hal tersebut dikarenekan nelayan enggan turun kelalut karena faktor cuaca yang tak menentu.
Salah satu nelayan, Rizal (40) asal Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, mengatakan, dirinya terpaksa berdiam diri di rumah karena tidak bisa melaut sejak lima hari terakhir.
Dikarenakan cuaca burul masih landa di kawasan selat malaka.
“Untuk saat ini cuaca sangat tidak bersahabat, baik laut atau didarat, dua hari lalu saya sempat memaksakan pergi ke laut, tapi sampai ke 30 mil terpaksa balik ke darat karena gelombang tinggi,” kata Rizal kepada, Serambinews.com, Jumat (10/12/2021).
Baca juga: Abiya Jeunieb Khutbah di Masjid Haji Keuchik Leumiek: Kehidupan Yang Sebenarnya di Akhirat
Menurutnya gelombang laut mencapai 2,5 meter. Hal ini kerap terjadi jika pergantian tahun.
"Cuaca di laut dan di darat kan beda, 30 mil sudah gelombangnya tinggi sekali dan anginnya juga kencang, kami terpaksa tidak melaut,” terangnya.
Sementara itu, Usman Pawang Laut Lhokseumawe, menyebutkan, dirinya hanya terus mengimbau agar nelayan tidak melaut untuk mengahindari hal yang diinginkan.
Karena situasi dilaut tidak bisa diprediksi. Bisa saja dalam sekejab bisa berubah dengan keadaan buruk.
Karena sambungnya, akibat cuaca ekstrim, selain nalayan tidak bisa melaut, stok ikan juga menipis, bahkan ikan tongkol dipengumpul hanya tidak banyak sehingga hargapun naik.
Baca juga: Pemerintah Aceh Buka Donasi untuk Korban Erupsi Gunung Semeru
“Kita berharap nelayan tidak melaut dulu. Kita akan update terus perkiraan cuaca dan akan di beritahukan lagi ke nelayan.
Apalagi kapal kecil sangat berbahaya jika memaksakan ke laut. Sebaik sabar dulu hingga cuaca kembali normal seperti biasa,” sebut Usman.
Pasokan Ikan Menurun
Sementara itu meskipun ada nelayan yang memaksa melaut ditengah kondisi cuaca buruk, tapi hasil tangkapan tidak maksimal, bahkan hasil tangkapan lebih sedikit dari biasanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kapal-nelayan-di-ppi-pusong-kecamatan-banda-sakti-lhokseumawe.jpg)