Video
VIDEO - Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Aceh Menurun
Pemerintah Aceh pada tahun 2022 merencanakan pembangunan 'Rumah Aman' sebagai tempat perlindungan dan pendampingan bagi korban kekerasan.
Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Muhammad Hadi
#KasusKekerasan #KekerasanTerhadapPerempuan
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di provinsi Aceh mulai alami penurunan sejak tiga tahun terakhir.
Data dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Aceh, tahun 2019 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak mencapai 1000 lebih kasus, sedangkan pada tahun 2020 turun menjadi 905 kasus.
Baca juga: Tak Tahan Melihat Tingkah Istri Mandi 6 Kali Sehari, Suami Minta Cerai karena Sudah Hilang Kesabaran
Dari jumlah tersebut, kasus pemerkosaan dan kekerasan dalam rumah tangga mendominasi kasus yang menimpa kaum hawa dan anak di tanah rencong.
Pemerintah Aceh pada tahun 2022 merencanakan pembangunan 'Rumah Aman' sebagai tempat perlindungan dan pendampingan bagi korban kekerasan, juga pengadaan tenaga kesehatan dan psikolog.(ANTARA)
#PelecehanSeksual #KDRT #kaumhawa
Baca juga: BMA Salur Zakat Rp 54,5 Juta Bagi 14 Anak Telantar dan Korban KDRT di Pidie
Baca juga: Kisah Pilu Istri Polisi, Menangis Ceritakan Suaminya Aiptu ARL 16 Kali Selingkuh dan Lakukan KDRT