Sabtu, 9 Mei 2026

Internasional

Perdana Menteri Israel Kunjungi Uni Emirat Arab, Bahas Nuklir Iran

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett melakukan perjalanan bersejarah pertama ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Minggu (12/12/2021).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Perdana Menteri Israel Naftali Bennett melakukan perjalanan bersejarah pertama ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Minggu (12/12/2021).

Kunjungannya itu sebagai bagian dari serangan diplomasi regional dengan latar belakang pembicaraan nuklir yang sulit dengan Iran.

Dilansir AP, Israel sangat prihatin ketika Iran mendorong garis keras terhadap pertemuan perunding di Wina.

Sekaligus menuntut keringanan sanksi sambil mempercepat program nuklirnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, Israel telah mengirim diplomat utama dan kepala pertahanan dan mata-mata untuk bertemu sekutu di Eropa, AS dan Timur Tengah.

Kunjungan itu untuk mendorong pola yang lebih tegas ke Iran.

Baca juga: Panglima Perang AS di Timur Tengah Siapkan Opsi Militer, Cegah Iran Produksi Senjata Nuklir

Penjangkauan Israel telah disertai dengan ancaman berulang untuk mengambil tindakan militer terhadap Iran jika diplomasi gagal.

Perjalanan Bennett ke Abu Dhabi, dia bertemu dengan Putra Mahkota Mohamed bin Zayed, sebagai tonggak sejarah bagi Israel dan pemimpin barunya.

Israel dan UEA tahun lalu menandatangani kesepakatan normalisasi yang ditengahi oleh pemerintahan Donald Trump di bawah “Kesepakatan Abraham.

Kemudian, serangkaian perjanjian diplomatik dengan negara-negara Arab lainnya, Bahrain, Sudan dan Maroko.

Israel dan UEA telah lama berbagi kecemasan bersama atas program nuklir Iran.

Kesepakatan untuk menjalin hubungan antar negara hanya meningkatkan ketegangan dengan Republik Islam.

“Kami akan membahas cara memajukan kerja sama di sejumlah bidang, terutama memperkuat hubungan ekonomi dan komersial,” kata Bennett.

“Hanya dalam satu tahun sejak normalisasi hubungan, kami telah melihat potensi luar biasa dari kemitraan Israel-UEA dan ini baru permulaan,” harapnya.(*)

Baca juga: Pantas Israel Takut dengan Iran, Sampai Kerahkan 1.000 Penyusup Demi Hambat Senjata Nuklir Iran

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved