Kamis, 16 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Dua Kapal Nelayan Aceh Tamiang Karam, BPBD Ingatkan Cuaca Ekstrim Hingga Februari

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Syahri mengingatkan nelayan untuk waspada karena fenomena cuaca ekstrim...

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
FOR SERAMBINEWS.COM
Tiga nelayan asal Aceh Tamiang terombang-ambing di Selat Malaka setelah kapal mereka karam diterjang ombak, Minggu (13/12/2021). Ketiganya berhasil diselamatkan kapal berbendera Malaysia. Insiden ini terjadi ketika tiga nelayan itu, Prasetyo (24), Hendra Syahputra (23) dan Musliyadi (38) berlayar mencari ikan dari kampung mereka di Muka Sungaikuruk, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Syahri mengingatkan nelayan untuk waspada karena fenomena cuaca ekstrim ini berlangsung hingga Februari 2022.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Dua kapal nelayan di Aceh Tamiang karam dihantam ombak dalam waktu bersamaan pada Minggu (12/12/2021) pagi.

Insiden ini menyebabkan seorang nelayan meninggal, sementara tiga nelayan lainnya ditolong kapal berbendara Malaysia.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Syahri mengingatkan nelayan untuk waspada karena fenomena cuaca ekstrim ini berlangsung hingga Februari 2022.

Berdasarkan laporan yang diterimanya dari BMKG, cuaca ekstrim ini akan mencapai puncaknya pada Januari 2022.

“Mengingat dampaknya yang dahsyat, kami mengingatkan agar nelayan waspada saat melaut,” kata Syahri, Senin (13/12/2021) malam.

Dia menambahkan, fenomena alam ini sedikit sulit diprediksi karena bersumber dari angin yang berputar di permukaan laut.

Baca juga: Kapal Karam di Selat Malaka, Nelayan Aceh Tamiang Diselamatkan Kapal Malaysia

Kecepatan angin ini menyebabkan gelombang air meningkat hingga menyebabkan gulungan ombang meningkat drastis.

Diketahui, kapal nelayan terjadi secara bersamaan pada MInggu (12/12/2021) pagi.

Kapal pertama diketahui karam di perairan Ujung Tamiang yang menyebabkan satu nelayan meninggal.

Sementara kapal lainnya karam di Selat Malaka.

Seluruh nelayan yang berjumlah tiga orang berhasil selamat setelah ditolong kapal berbendera Malaysia.

Ketiganya, Prasetyo (24), Hendra Syahputra (23) dan Musliyadi (38) saat ini dilaporkan telah berada di Medan setelah sempat dievakuasi ke Port Klang, Malaysia. (*)

Baca juga: Nelayan Tenggelam di Aceh Tamiang Ditemukan Meninggal, Tim SAR Mengaku Diusir Warga

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved