Sabtu, 2 Mei 2026

Internasional

Maryland Tutup Kembali Sekolah, Gelombang Baru Omicron Semakin Tinggi

Prince George's County di Negara Bagian Maryland, Amerika Serikat (AS) menutup kembali sekolah.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Restoran cepat saji McDonald's di Maryland, AS 

SERAMBINEWS.COM, MARYLAND - Prince George's County di Negara Bagian Maryland, Amerika Serikat (AS) menutup kembali sekolah.

Sekolah bersiap menghadapi peningkatan pesat kasus Omicron di tengah serangan Delta yang terus berlanjut dan awal musim flu.

Sejumlah sekolah menutup pintu mereka sekali lagi dan beralih kembali ke pembelajaran online menjelang liburan Natal.

Prince George's County di Maryland pada menjadi distrik pertama di AS yang mengumumkan semua siswa beralih ke pembelajaran jarak jauh.

Pergeseran ke pembelajaran online akan dimulai Senin (20/12/2021).

Dilansir AP, Minggu (19/1/2021), hanya empat hari sebelum dimulainya liburan musim dingin di Amerika Serikat.

Penutupan berlanjut selama dua minggu dengan rencana sekolah dibuka lagi pada 3 Januari 2022.

"Guru, administrator, dan staf harus dapat memberikan instruksi langsung dan kegiatan lain dalam kondisi memprioritaskan kesehatan dan sekolah," kata Monica Goldson, CEO sekolah umum di wilayah tersebut.

Baca juga: Kasus Covid-19 Omicron Pecahkan Rekor Dalam Lonjakan Sepanjang Masa Pandemi di Empat Negara

Dia telah mengeluarkan sebuah pengumuman kepada masyarakat.

"Tingkat positif yang meningkat secara signifikan telah menantang kemampuan untuk melakukannya," katanya.

"telah menyebabkan kecemasan di antara banyak komunitas sekolah dan gangguan pada hari sekolah," tambahnya.

Di New York City, Departemen Pendidikan telah menutup 859 ruang kelas, empat kali lipat dari jumlah bulan lalu.

Bahkan, 2.500 sekalon lainnya ditutup karena infeksi Covid-19 yang baru dilaporkan meningkat tajam di kota itu.

Kota ini rata-rata mendapati 2.899 kasus yang dikonfirmasi setiap hari selama seminggu terakhir ini.

Departemen Kesehatan dan Kebersihan kota menyatakan naik dari rata-rata harian sekitar 1.800 kasus dalam 28 hari terakhir ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved