Selasa, 12 Mei 2026

Internasional

Tentara Sudan Gunakan Granat Kejut dan Gas Air Mata Bubarkan Demonstran

Tentara Sudan menembakkan gas air mata dan granat kejut untuk membubarkan demonstrasi di Ibu Kota Khartoum, Minggu (19/12/2021).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Demonstran membakar ban bekas saat berdemonstrasi di Ibu Kota Khartoum untuk menentang kudeta militer, Minggu (19/12/2021). 

Pada Sabtu (18/12/2021) malam, Perdana Menteri Abdalla Hamdok memperingatkan revolusi Sudan menghadapi kemunduran besar.

Dia menegaskan kekerasan politik dari semua pihak mengancam persatuan dan stabilitas negara.

Pasukan keamanan menutup jalan utama menuju bandara dan markas.

Pasukan keamanan termasuk tentara gabungan dan Pasukan Dukungan Cepat paramiliter dikerahkan di sekitar istana presiden.

Para pengunjuk rasa memblokir jalan-jalan di sekitar area tempat demonstrasi berlangsung.

Beberapa membawa bendera Sudan dan foto pengunjuk rasa yang tewas dalam demonstrasi dalam beberapa bulan terakhir.

Yang lain membagikan masker dan membawa tandu untuk mengantisipasi orang yang terluka.

Itu menjadi yang kesembilan dari serangkaian demonstrasi menentang kudeta.

Baca juga: Demo Anti-Kudeta Sudan Telah Menewaskan 40 Orang

Komite Sentral Dokter Sudan mengatakan 45 orang telah tewas dalam tindakan keras terhadap pengunjuk rasa sejak kudeta.

Partai politik militer dan sipil sebelumnya telah berbagi kekuasaan sejak penggulingan Bashir.

Namun kesepakatan mengembalikan Hamdok menghadapi penolakan dari pengunjuk rasa.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved