Breaking News:

Luar Negeri

Demo Anti-Kudeta Sudan Telah Menewaskan 40 Orang

Terbaru, seorang remaja tewas setelah kepala dan kakinya ditembak, menurut petugas medis yang dikutip AFP.

Editor: Faisal Zamzami
AFP
Para demonstran mengibarkan bendera nasional saat berkumpul di 60th Street di ibu kota Khartoum, untuk mengecam kudeta militer pada Senin (25/10/2021). 

SERAMBINEWS.COM, KHARTOUM - Demo anti-kudeta Sudan sejauh ini telah menewaskan 40 demonstran hingga Sabtu (20/11/2021).

Terbaru, seorang remaja tewas setelah kepala dan kakinya ditembak, menurut petugas medis yang dikutip AFP.

Demo kudeta Sudan pada Rabu (17/11/2021) adalah yang paling mematikan sejauh ini, dengan jumlah korban tewas sekarang mencapai 16, menurut petugas medis.

"Satu martir tewas ... setelah dia luka parah terkena peluru tajam di kepala dan kakinya pada 17 November," kata Komite Sentral Dokter Sudan yang independen. Dia berusia 16 tahun, tambahnya.

Sebagian besar dari mereka yang tewas pada Rabu berada di Khartoum Utara, yang terletak di seberang Sungai Nil dari ibu kota, lanjut keterangan petugas medis.

Namun, polisi menyangkal menggunakan peluru tajam dan bersikeras mereka menggunakan kekuatan minimum untuk membubarkan demo kudeta Sudan.

Mereka hanya mencatat satu kematian di antara para demonstran di Khartoum Utara.

Kemudian pada Jumat (19/11/2021), sekelompok kecil pengunjuk rasa berdemo di beberapa kawasan setelah berdoa menentang kudeta militer.

Terutama di Khartoum Utara, orang-orang membangun barikade di seberang jalan.

Pasukan keamanan secara sporadis menembakkan gas air mata untuk membubarkan mereka.

Baca juga: Aktivis Sudan Serukan Warga Kembali Demonstransi, Turunkan Junta Militer

Baca juga: PBB Kutuk Pasukan Junta Militer Sudan, Tembak Mati Puluhan Demonstran

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved