Kamis, 9 April 2026

Berita Abdya

Lima Anak di Susoh Abdya Terserang Penyakit DBD, Sempat Dirawat di RSUD Tgk Peukan

Lima anak di Gampong Rumah Panjang, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya) dikabarkan terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Saifullah
KOMPAS.COM
Nyamuk penyebab DBD 

Laporan Rahmat Saputra | Abdya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Lima anak di Gampong Rumah Panjang, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya) dikabarkan terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD). 

Informasi yang diperoleh Serambinews.com menyebutkan, sampai saat ini sudah ada lima orang yang terserang penyakit yang ditularkan melalui nyamuk aedes aegypt tersebut. 

Rata-rata yang terserang penyakit DBD tersebut adalah anak-anak umur di bawah 10 tahun.

Dari lima anak itu, empat orang sempat dirawat di Rumah Sakit Teungku Peukan.

Namun kini sudah dinyatakan sembuh dan dibawa pulang, sementara satu orang lagi hanya dirawat di rumah.

Salah seorang warga Rumah Panjang, Syahril membenarkan, adanya anak-anak yang terserah DBD.

Baca juga: 2 Pelajar di Pidie DBD, Kakak dan Adik Sepupu, Orangtua Minta Dinkes Fogging, Ini Tanggapan Kadiskes

Ia mengaku sangat resah dengan perkembangan penyakit dari gigitan nyamuk tersebut, mengingat dalam dua bulan terakhir sudah ada lima orang dinyatakan positif DBD.

“Iya, rata-rata terserang DBD ini adalah anak-anak, dan lokasi rumah para pasien tidak berjauhan dari yang terkena pertama,” ujar Syahril.

Syahril mengaku, sudah berkonsultasi tentang penyemprotan untuk membasmi bibit nyamuk penyebab DBD tersebut, dengan salah seorang petugas dinas kesehatan.

“Namun, jawabannya adalah harus ada laporan dulu dari pihak rumah sakit ke dinas, ini kan aneh,” cetusnya.  

Syahril mengaku sedih mendengar jawaban itu, meski sebatas konsultasi, minimal ada jawaban yang menenangkan, bukan malah membuat masyarakat resah. 

Baca juga: Antisipasi DBD, Unsam Tawarkan Cairan Anti Nyamuk Berbahan Serai

“Maka dari itu, kami minta dinas terkait segera turun, jangan sampai penyakit ini bisa menyerang banyak orang,” pungkasnya.(*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved