Berita Aceh Barat Daya
Jumlah Anak yang Terserang DBD di Susoh, Abdya Bertambah, Ini Nama-Namanya
Jumlah anak-anak yang terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Gampong Rumah Panjang, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya) bertambah
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Jumlah anak-anak yang terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Gampong Rumah Panjang, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya) bertambah menjadi enam orang.
Keuchik Gampong Rumah Panjang, Muzhar mengatakan bahwa jumlah anak-anak yang terserang DBD, bertambah menjadi enam orang dari lima orang.
“Informasi yang kami terima dari bidan desa, ada satu anak lagi yang ikut terserang DBD,” ujar Keuchik Gampong Rumah Panjang, Muzhar kepada Serambinews.com, Selasa (21/12/2021) disela Fogging.
Namun, Pihaknya belum terima hasil pemeriksaan laboratorium terhadap pasien tersebut, tapi dari ciri-cirinya sudah mengarah terserang DBD.
“Kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada dinas kesehatan yang telah turun ke desa kami, karena ini sangat membantu keresahan masyarakat.
Karena ini suatu wabah yang lebih mengerikan dari wabah Covid-19,” katanya.
Baca juga: Lima Anak di Susoh Abdya Terserang Penyakit DBD, Sempat Dirawat di RSUD Tgk Peukan
Ia menyebutkan, DBD itu awal menyerang Rumaisa Azzahra pada tanggal 9 November lalu.
Berselang seminggu kemudian, DBD menyerang Annisa Syakira, Derbian Daffa Anggara, Bayu Setiawan Siddiq dan Teuku Alvaroel Khadhi Dzaki.
“Terakhir, atau yang keenam ini, menyerang Rifan Ramadhan,” ungkapnya.
Ia berharap dengan adanya Fogging itu, maka penyakit mematikan itu bisa hilang, dan tidak ada anak-anak dan warga yang terserang penyakit DBD tersebut.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Abdya telah melakukan fogging di Gampong Rumah Panjang, Kecamatan Susoh, Selasa (21/12/2021) pagi.
Fogging yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan itu menyahuti permintaan anggota DPRK Abdya terkait adanya lima anak-anak di Gampong Rumah Panjang, Kecamatan Susoh yang terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD).
“Fogging yang kita lakukan di Gampong Rumah Panjang Susoh ini menindak lanjuti adanya anak-anak yang terserang DBD,” ujar kepala Dinas Dinkes Abdya, Safliati SST MKes melalui kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Edi Muksin kepada Serambinews.com saat melakukan fogging, Selasa (21/12/2021).
Baca juga: Harga Emas Siang Ini, Berikut Daftar Harga Emas Per Gram
Ia menyebutkan, fogging yang dilakukan itu, selain rumah anak-anak yang terserang DBD, juga sekitar rumah yang terserang DBD dengan radius 200 meter.
Fogging yang dilakukan itu, untuk membunuh nyamuk aedes aegypti dewasa. Sementara, untuk jentik nyamuk harus dibasmi dengan abatisasi cair ke sumber sarang nyamuk.
“Abatisasi ini, untuk membunuh jentik nyamuk, dan inilah paling berbahaya, karena jika tidak dibasmi akan berkembang biar,” ungkapnya.
Baca juga: HRD : Pembangunan Jalur Kereta Api Aceh Sempat Mangkrak, Janji Pusat Harus Ditunaikan
Namun, sebutnya, untuk mengantisipasi maka masyarakat harus menerapkan 3 M plus yaitu,
menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas.
“Sementara plusnya, hindari gigitan nyamuk, tidur menggunakan kelambu dan menyalahkan obat nyamuk,” pungkasnya.
Rata-rata yang terserang penyakit DBD adalah anak-anak umur di bawah 10 tahun.
Dari lima orang itu, empat orang sempat dirawat di Rumah Sakit Teungku Peukan, dan kini sudah dinyatakan sembuh dan dibawa pulang, sementara satu orang lagi hanya dirawat di rumahnya. (*)
Baca juga: 6 Ciri-Ciri Orang Terkena Sihir Diungkap Ustadz Khalid Basalamah, Sering Mimpi Lihat Hewan Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/fogging-di-abdya_anak-dbd_nyamuk.jpg)