Berita Bener Meriah
Bener Meriah Geger! Warga Temukan Mayat Bayi Laki-Laki dalam Parit, Kondisinya Berjamur & Membusuk
Ketika itu, Reni terkejut dan kaget melihat penampakan jasad bayi dalm parit tersebut dengan keadaan mengenaskan.
Penulis: Budi Fatria | Editor: Saifullah
Laporan Budi Fatria | Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Warga digegerkan dengan penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di dalam parit kawasan Kampung Umah Besi, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (23/12/2021) sekira pukul 09.30 WIB.
Berdasarkan data yang dihimpun Serambinews.com, mayat bayi tersebut awalnya ditemukan oleh seorang warga bernama Reni (31), saat sedang mengambil air di parit tersebut untuk menyiram tanaman.
Ketika itu, Reni terkejut dan kaget melihat penampakan jasad bayi dalm parit tersebut dengan keadaan mengenaskan.
Selanjutnya, warga itu melaporkan kejadian tersebut kepada Reje Kampung Umah Besi.
Kapolres Bener Meriah, AKBP Agung Surya Prabowo SIK melalui Kapolsek Timang Gajah, Iptu Yulizan yang dikonfirmasi Serambinews.com, Kamis (23/12/2021), membenarkan adanya penemuan mayat bayi di belakang SMA Negeri 1 Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah itu.
"Tadi kita mendapatkan informasi penemuan mayat bayi itu dari Reje Kampung Umah Besi dan langsung mendatangi TKP," ujar Yulizan.
Baca juga: Mayat Bayi Usia 7 Bulan Ditemukan di Pinggir Aliran Sungai Peusangan, Jasadnya tidak Utuh Lagi
Baca juga: Warga Makassar Geger dengan Penemuan Mayat Bayi Terbungkus Plastik di Gerbang Masjid
Baca juga: Gempar, Warga Pemalang Temukan Mayat Bayi Perempuan dalam Kaleng Biskuit
Disebutkan, mayat bayi yang ditemukan itu diperkirakan berumur sekitar 3-7 hari dengan tinggi badan 47 cm, dan berat badan 1,8 kg.
"Tadi kita temukan bayi dengan posisi terlentang tanpa busana atau tanpa pakaian, dalam keadaan sudah tidak bernyawa,” bebernya.
“Kondisi sekujur tubuh mayat sudah dalam keadaan berjamur dan membengkak serta sudah mulai membusuk," ungkapnya.
Selanjutnya, lanjut Yulizan, setelah dilakukan pemeriksaan di TKP, kemudian mayat bayi itu langsung dievakuasi ke Puskesmas UPTD Reronga untuk dilakukan autopsi.(*)