Internasional
San Fransisco Darurat Tunawisma dan Pecandu Narkoba, Korban Lebih Banyak Dari Covid-19
Kota San Fransisco, Los Angeles, Amerika Serikat (AS) akan mengumumkan darurat pecandu narkoba dan tunawisma.
SAN FRANCISCO - Kota San Fransisco, Los Angeles, Amerika Serikat (AS) akan mengumumkan darurat pecandu narkoba dan tunawisma.
Korban keduanya telah melebihi jumlah korban virus mematikan, Covid-19.
Dewan Pengawas di San Francisco telah bertemu untuk mempertimbangkan perintah darurat yang diminta oleh wali kota.
Hal itu untuk mengatasi epidemi opioid di lingkungan Tenderloin yang bermasalah di kota itu.
Tetepi, beberapa anggota kecewa, deklarasi tersebut dapat digunakan untuk mengkriminalisasi tunawisma, pecandu narkoba atau keduanya.
Dilansir AP, Jumat (24/12/2021), deklarasi darurat kesehatan masyarakat memungkinkan Departemen Manajemen Darurat mengalokasikan kembali staf kota.
Termasuk mengabaikan peraturan kontrak dan perizinan untuk mendirikan pusat baru sementara.
Di mana orang dapat mengakses perawatan dan konseling narkoba yang diperluas.
Tetapi para pendukung para tunawisma dan pengguna narkoba mendesak untuk tidak memilih.
Karena Walikota London Breed telah berjanji membanjiri distrik itu dengan petugas polisi untuk menghentikan kejahatan.
Pejabat kesehatan masyarakat mendorong pengobatan untuk pecandu narkoba, bukan hukuman.
Tetapi Breed mengatakan orang yang mengon
Baca juga: Angkatan Laut AS Selamatkan Lima Warga Iran Penyelundup Narkoba dari Kapal Terbakar
sumsi narkoba di depan umum dapat berakhir di penjara kecuali menerima layanan.
Pengawas mengatakan menyambut baik gagasan untuk mengobati epidemi obat yang dipicu oleh fentanil sintetis murah sebagai krisis itu.
Lebih banyak orang di San Francisco meninggal karena overdosis tahun lalu dibandingkan Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/narkoba-dan-tunawisma-jadi-epidemi-di-amerika-serikat.jpg)