Senin, 8 Juni 2026

Berita Aceh Besar

UAS Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Dayah Insan Qur'ani di Blang Bintang

Dalam lawatannya ke Serambi Mekkah, Ustad Abdul Somad melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama Kampus Dayah Insan Qurani

Tayang:
Penulis: Hendri Abik | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/HENDRI
Dalam lawatannya ke Serambi Mekkah, Ustadz Abdul Somad melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama Kampus Dayah Insan Qurani di kawasan Blang Bintang, Aceh Besar, Sabtu, 25 Desember 2021. Peletakan batu pertama dilakukan UAS di sela-sela kunjungannya ke Aceh untuk menghadiri peringatan 17 tahun Tsunami pada 26 Desember 2021 serta bertemu dengan para aktivis dakwah di Aceh serta sejumlah agenda lainnya 

Laporan Hendri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam lawatannya ke Serambi Mekkah, Ustad Abdul Somad melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama Kampus Dayah Insan Qurani di kawasan Blang Bintang, Aceh Besar, Sabtu, 25 Desember 2021. 

Peletakan batu pertama dilakukan UAS di sela-sela kunjungannya ke Aceh untuk menghadiri peringatan 17 tahun Tsunami pada 26 Desember 2021 serta bertemu dengan para aktivis dakwah di Aceh serta sejumlah agenda lainnya.

Ustadz Abdul Somad menyampaikan dirinya optimis bahwa pembangunan pondok pesantren Insan Qurani berjalan lancar.

Selain itu, Dai Kondang asal Riau tersebut juga mengajak para dermawan untuk menyumbang guna pembebasan tanah seluas 10 hektar yang lokasinya tidak jauh dari lokasi pembangunan dayah.

Baca juga: Ustadz Abdul Somad (UAS) Hadir ke Aceh pada Momen Peringatan 17 Tahun Tsunami, Ini Agendanya

Dikatakan, kalau dulu ada pembangunan pondok pesantren yang membantu hanya masyarakat sekitar.

Sekarang dengan di upload  di facebook, twitter, instagram, ke youtube. Maka masyarakat Aceh yang ada di Batam, di Kuala Lumpur, di seluruh dunia. 

“Itu baru masyarakat Aceh belum lagi masyarakat Nusantara dari Sabang sampai Papua yang menjadi pahlawan devisa di luar negeri melihat acara kita hari ini, maka kita tidak perlu membuat program sedekah besar-besaran," ujar UAS.

UAS menyampaikan, prinsip program wakaf ini yakni lebih baik sedikit tapi banyak, daripada banyak tapi sedikit.

"Pada prinsipnya program wakaf ini lebih baik sedikit tapi banyak, daripada banyak tapi sedikit. Misalnya kita membuat program satu sak semen, hanya Rp50 ribu, sedikit. Tapi yang menyumbang satu juta orang. Daripada satu orang pejabat satu orang kaya memberikan satu miliar hanya dia sendiri," katanya.

Baca juga: Colt Diesel Terbalik di Ruas Jalan Bireuen-Takengon, Kernet Melompat, Sopir Terjepit

Jadi buat saja programnya satu sak semen, program seribu rupiah sehari . Karena kalau sudah cerita masalah sedekah orang langsung berpikir, apa sedekah? 

“Namun kalau dibuat model kecil, satu sak, orang bertanya, cuma satu sak, saya kasih tiga sak kata dia. Tidak mungkin dia kasih satu sak," katanya lagi.

Sementara itu, Pimpinan Dayah IQ, Muzakkir menyampaikan, pengurus pondok pesantren terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sarana prasarana di Dayah IQ.

"Keinginan kita untuk membangun Dayah Insan Qurani untuk lebih maju ke depan. Dayah Insan Qurani sudah tujuh tahun alumni kita banyak yang ke Timur Tengah," katanya.

Baca juga: Pagi Hari Makan dan Minum Ini, dr Zaidul Akbar : Agar Usus Sehat & Bisa Perbaiki Masalah Pencernaan

Ia menyampaikan terimakasih kepada Tim UAS Aceh dan IKAT Aceh yang telah membantu menghadirkan UAS ke kampus Dayah Insan Qurani.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved