UEA Geser Akhir Pekan dari Jumat-Sabtu ke Sabtu-Minggu, Warga Malah Protes
Sebagian penduduk Dubai menyambut baik perubahan itu, sementara penduduk lain di kawasan Teluk menentangnya.
Mohammed Ali Yasin, Direktur Strategi Al Dhabi Capital, mengaku belum teryakinkan.
“Saya sejujurnya tidak yakin pemindahan hari akhir pekan dari Jumat ke Minggu akan membuat pertumbuhan PDB kita lebih cepat. Saya rasa ada elemen lain yang lebih penting, yang sudah ada saat ini dan sudah UEA lakukan dengan tepat. Anda bisa melihatnya dari grafik purchasing managers’ index (PMI), pertumbuhan aktivitas pada tahun 2021. Angka itu menunjukkan bahwa kita sudah melakukan hal yang tepat pada jalur yang benar," katanya.
Meski demikian, perubahan itu dapat membantu menarik tenaga kerja asing dan meningkatkan pariwisata dalam negeri, ungkapnya.
Sebagian penduduk Dubai menyambut baik perubahan itu, sementara penduduk lain di kawasan Teluk menentangnya.
“Ini reformasi yang sangat baik, kami bisa menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga. Ini berdampak baik bagi pekerjaan kami, akhir pekan kami, dan produktivitas. Saya rasa ini sangat baik," kata Naweed Rahman, warga India yang tinggal di Dubai.
“Saya rasa sekarang kita sudah selaras dengan pasar internasional. Dari perspektif pekerjaan saya di sektor finansial, reformasi ini membawa perubahan, karena ini memberi Anda hari ekstra untuk membalas pesan, mengerjakan tugas-tugas, dan lainnya. Jadi, saya rasa ini keputusan yang baik dari kaca mata internasional," tambah Monika, pegawai sektor finansial di Dubai.
Sementara itu, salah seorang warga Riyadh, Arab Saudi bernama Khaled Alesa mengatakan, hari Jumat adalah hari yang spesial bagi umat Muslim dan seharusnya diliburkan.
Baca juga: Kapal Karam Yunani Berusia 43 Tahun di Tabuk Disulap Menjadi Objek Wisata
Saya menentang keputusan yang diambil di UEA, terutama demi identitas Muslim kami. Selain itu, kami terbiasa beribadah dan mengunjungi keluarga kami setiap hari Jumat. Yang paling penting, Jumat adalah hari yang istimewa bagi umat Muslim," katanya.
Hal yang sama digaungkan Alaa Awad, penduduk Baghdad, Irak. “Jumat adalah hari libur resmi seluruh umat Muslim untuk beristirahat, beribadah, berkumpul bersama keluarga. Jumat dinilai sebagai hari yang suci bagi seluruh warga Irak. Namun bagi negara-negara lain, seperti Emirat, itu adalah masalah mereka, (bukan masalah kami).”
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "UEA Geser Akhir Pekan dari Jumat-Sabtu ke Sabtu-Minggu, Warga Protes"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gedung-pencakar-langit-di-abu-dhabi-uea.jpg)