Breaking News:

DPP Gerindra Temui Wali Nanggoe, Dukung Kelancaran MoU Helsinki

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) H Ahmad Muzani yang juga Sekjend DPP Partai Gerindra

Editor: bakri
Dok Humas
Wakil Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani berbincang dengan Wali Nanggroe, Tgk Malik Mahmud Alhaythar saat berkunjung ke Meuligoe Wali Nanggroe, Senin (27/12/2021). 

BANDA ACEH - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) H Ahmad Muzani yang juga Sekjend DPP Partai Gerindra menyampaikan kesiapannya untuk mendukung kelancaran implementasi hasil perjanjian MoU Helsinki yang saat ini masih terdapat banyak kendala.

Kabag Humas dan Kerjasama Wali Nanggroe Aceh M.Nasir Syamaun MPA menerangkan, pernyataan dari salah satu lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia tersebut

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani sesalkan sikap Capres petahana Joko Widodo yang menyerang partai, dibanding adu gagasan dan ide dalam sesi debat pertanyaan tertutup.
Ahmad Muzani. (Tribunnews.com/Danang)

Seperti disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI H Ahmad Muzani saat mengadakan pertemuan dengan Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Al Haythar, Senin (27/12/2021), di Meuligoe Wali Nanggroe, Lampeuneureut, Aceh Besar.

“Kunjungan Wakil Ketua MPR RI pada hari ini dalam rangka untuk mendapatkan masukan dari Wali Nanggroe terkait situasi terkini Aceh, terutama yang berhubungan dengan MoU Helsinki, UUPA, dan turunan-turunannya yang sekarang belum terlaksana dengan baik,” kata M Nasir.

Pada pertemuan itu, Wali Nanggroe didampingi Staf Khusus Teuku Kamaruzzaman SH (Ampon Man), H Kamaruddin Abu Bakar (Abu Razak), Dr Rustam Effendi serta Dr M Raviq.

Sementara H Ahmad Muzani yang juga Sekjend DPP Partai Gerindra didampingi oleh Sugiono Ketua Fraksi MPR Gerinda yang juga Waketum DPP Gerindra, Prasetyo Hadi Anggota Komisi II DPR RI yang juga Ketua OKK DPP Gerindra, dan M.

Irfan Yusuf Hasyim Waketum DPP Gerindra.

Wali Nanggroe Paduka Yang Mulia Tgk Malik Al Haythar Aceh membuka kegiatan Sidang Raya Mejelis Tinggi yang diikuti oleh Majelis Tuha Peut, Majelis Tuha Lapan dan Majelis Fatwa, Kamis (25/11/2021)
Wali Nanggroe Paduka Yang Mulia Tgk Malik Al Haythar Aceh

Hadir juga sejumlah pengurus DPP dan DPD Gerindra lainnya yaitu; Abdul Karim Al Jufri, Adnani Taufik, Setyoko, M.

Nizar, Rizaldy D Priambodo, Fadli Tri Hartono, Sastra Winara, TA Khalid Ketua Gerindra Aceh yang juga Anggota DPR RI dari Aceh, Fadhullah Bendahara Gerindra Aceh yang juga Anggota DPR RI dari Aceh, serta Safaruddin Sekretaris Gerindra Aceh yang juga Anggota DPRA.

“Kita banyak berdiskusi tentang bagaimana komitmen perjanjian Helsinki bisa diimplementasikan dengan baik.

Kami merasa mendapat kehormatan untuk bisa membantu kelancaran dari perjanjian Helsinki itu.

Baca juga: Safaruddin Sekretaris Partai Gerindra Aceh

Baca juga: Gerindra Yakin tak Lagi ‘Dikerjai Polisi dan Tentara, Lelah Setiap Pemilu Hanya Nyaris Menang

Mudah-mudahan apa yang diharapkan oleh Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh tentang realisasi perjanjian Helsinki bisa kami memberi support, menyampaikan pesan ini kepada Pemerintah Pusat,” kata Muzani seusai pertemuan.

Menurut Muzani, pertemuan dirinya beserta dengan rombongan Pengurus DPP dan DPD Gerindra merupakan awal yang baik dalam upaya implmentasi MoU Helsinki untuk Aceh yang damai dan bersatu dalam NKRI.

“Terkait poin-poin (MoU Helsinki) yang belum terealisasikan, insya Allah akan kami sampaikan itu kepada Pemerintah Pusat.

Sekali lagi ini adalah awal yang baik, mudah-mudahan semua kendala-kendala bisa diselesaikan,” tambah Muzani.(dan)

Baca juga: MPR RI dan DPP Gerindra Nyatakan Dukungan Kelancaran Implementasi MoU Helsinki

Baca juga: Gerindra Aceh Deklarasi Prabowo Sebagai Capres 2024, Sekjen: Beliau Ksatria dan Pejuang

Baca juga: Politisi Muda Aceh, Ihsanul Akmal Resmi Gabung Partai Gerindra Aceh, Ini Alasannya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved