Breaking News:

Kasus Kekerasan Wasit Sepakbola, Polisi Tahan Dua Pemain Liga 3

Wasit yang memimpin laga final Liga 3 musim 2021 Asprov PSSI Sulawesi Selatan antara Gasma Enrekang versus PS Nene Mallomo Sidrap menjadi korba

Editor: bakri
TRIBUN-TIMUR.COM/AZIS ALBAR
Pemain PS Nene Mallomo melakukan aksi keroyok terhadap wasit dalam duel melawan Gasma Enrekang dalam Liga 3 PSSI Sulawesi Selatan, di Stadion Bumi Massenrempulu (Maspul) Enrekang, Jumat (23/12/2021). 

ENREKANG - Kasus kekerasan di lapangan sepakbola Indonesia kembali terjadi.

Wasit yang memimpin laga final Liga 3 musim 2021 Asprov PSSI Sulawesi Selatan antara Gasma Enrekang versus PS Nene Mallomo Sidrap menjadi korban.

Enam pemain PS Nene Mallomo Sidrap jadi tersangka.

Dua dari enam pemain itu ditahan.

"Kami periksa 10 orang yang dalam kasus penganiayaan antara pemain dalam sepak bola laga Enrekang VS Sidrap.

Sepuluh orang itu adalah korban, pemain, perangkat pertandingan dan anggota PSSI," ucap Kapolres Enrekang, Sulawesi Selatan, AKBP Andi Sijaya, Minggu (27/12/2021).

Polisi sudah mengumpulkan bukti-bukti seperti rekaman video, bukti visum, dan sepatu yang diduga dilemparkan oleh pelaku dan baju wasit.

"Kita sudah menggelar perkara itu, dan kita telah menetapkan enam orang tersangka, dua diantaranya langsung kami tahan," ungkap Andi.

Dua pemain yang ditahan adalah Ilham dan Arman.

Sementara, empat pemain yang diterapkan terangka adalah Ilham, Sahwan, Sandan, dan Alashari.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved